Solopos Hari Ini: Tol Solo-Jogja Lintasi 38 Desa di Klaten

Solopos 2 Februari 2019
02 Februari 2019 09:10 WIB Septina Arifiani Solo Share :

Solopos.com, SOLO - Proyek tol Solo-Jogja akan melintasi 38 desa di tujuh kecamatan di Klaten. Rencananya, jalan tol itu melintasi wilayah Klaten bagian utara.

Lahan yang dibutuhkan untuk proyek tol itu sekitar 300 hektare (ha) yang akan melewati persawahan dan permukiman warga. Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan Pemkab Klaten sudah menggelar rapat dengan konsorsium proyek tol, Selasa (29/1/2019).

Berita tol Solo-Jojga menjadi headline Harian Umum Solopos hari Ini, Sabtu (2/2/2019). Selain kabar tersebut ada juga kabar lainnya sebagai berikut:

SERANGAN TEROR: Pasutri Indonesia Diduga Pelaku Bom Gereja

Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ano menyebut pasangan suami istri (pasutri) asal Indonesia menjadi pelaku bom bunuh diri di gereja di Pulau Jolo yang menyebabkan 22 orang meninggal dan ratusan orang terluka.

MAFIA SEPAK BOLA: Polisi Duga Dokumen PSSI Sengaja Dimusnahkan

Tim Satgas Antimafia Bola Polri menyegel Kantor Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atau Kantor PT Liga Indonesia (LI) di Rasuna Office Park, Jakarta Selatan, Kamis (31/1) malam.

Baca selengkapnya:  Epaper Solopos

Sebanyak 32 pejabat di Pemkab Sukoharjo tak menyerahkan LHKPN tahun 2017 kepada KPK. Mereka telah mendapatkan peringatan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo juga menyiapkan sanksi tambahan berupa penundaan pembayaran tunjangan tambahan penghasilan.

Kabar 32 pejabat di Sukoharjo yang tak menyerahkan LHKPN menjadi headline di halaman Soloraya Solopos edisi Sabtu (2/2/2019). Selain berita tersebut, berikut beberapa kabar lainnya:

SUMBER ENERGI ALTERNATIF: Pembangunan PLT Sampah Masuk Tahap Penyiapan Lahan

Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLT Sampah) Putri Cempo di Mojosongo, Solo, dimulai. Saat ini proses pembangunan PLT sampah itu dalam tahap penyiapan lahan

GERAKAN GUYUB RUKUN: Percantik Jalan agar Kawasan Tak Mati

Sebanyak 1.000 orang berkumpul di Alun-Alun Sasana Langen Putra Sragen, Jumat (1/2). Mereka adalah anggota Gerakan Pramuka, anggota organisasi bela diri, aparatur sipil negara, aparat TNI, dan aparat Polri.

Mereka mengikuti apel karya bakti yang diinisiasi Kodim 0725/ Sragen. Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menjadi inspektur apel singkat itu. Mereka berkumpul untuk menggelar gerakan guyub rukun.

Baca selengkapnya:  Epaper Solopos