Ini Cara Pesan Tiket Online KA Prameks, Mudah Kok

KA Prameks. (Solopos/Dok)
02 Februari 2019 20:00 WIB Farida Trisnaningtyas Solo Share :

Solopos.com, SOLO — PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah layanan pemesanan online untuk kereta api (KA) Prambanan Ekspres (Prameks). Layanan itu bisa diakses langsung oleh calon penumpang kereta api mulai 1 Februari 2019 melalui aplikasi KAI Access pada telepon pintar Android maupun Ios.

Calon penumpang KA Prameks, Titis Efrindu, menilai layanan yang diberikan PT KAI semakin mempermudah masyarakat. Salah satunya adalah bisa memesan KA Prameks secara online melalui KAI Access.

Menurutnya, cukup mudah menggunakan aplikasi KAI Access untuk memesan tiket tersebut. Selain bisa memilih tiket sesuai tanggal dan jam yang dikehendaki (mulai tujuh hari sampai dengan lima menit sebelum keberangkatan kereta), pada aplikasi ini juga ditampilkan ketersediaan kursi atau kuota khususnya jika slot hampir habis.

“Saya merasa terbantu dengan layanan ini. Sekarang tinggal customer memilih mau mengikuti kemudahan layanan ini atau tetap booking dengan cara lama, yakni offline di stasiun dan go show,” ujarnya kepada solopos.com, Jumat (1/2/2019).

Namun demikian, ia menggarisbawahi cara pembayaran yang baru menggunakan provider tertentu. Dalam hal ini setelah memesan tiket KA Prameks secara online, calon penumpang diberi tiga pilihan pembayaran, yakni memakai T-Cash, UnikQu (e-money) BNI, dan Mandiri e-cash.

“Semoga fungsi pelayanan publik lebih baik dengan membuka akses pembayaran provider payment yang lain,” imbuh karyawan swasta yang kerap pergi menggunakan KA Prameks ini.

Hal serupa diungkapkan Fikriana. Menurutnya, adanya layanan ini membuat akses makin fleksibel. Artinya, calon penumpang bisa kapan pun dan di mana pun memesan tiket kereta api lokal tersebut.

“Apalagi sekarang masyarakat sudah banyak menggunakan telepon pintar sehingga sangat mudah menjangkau aplikasi ini. Namun demikian, semoga tidak ada masalah di kemudian hari. Misalnya sistem down dan sebagainya,” katanya.

Berdasarkan pantauan solopos.com, cara memesan tiket KA Prameks online cukup mudah, yakni calon penumpang terlebih dahulu unduh, instal, dan daftar akun aplikasi KAI Access di ponsel pintar baik berbasis Android maupun Ios.

Setelah berhasil melakukan transaksi pembelian tiket KA, maka nama dan nomor ID pemilik akun akan muncul di data e-ticket. Sedangkan untuk pembayaran, cukup melalui dompet elektronik (e-wallet). Sementara batas waktu pembayaran transaksi tiket tergantung dari masing-masing dompet elektronik yang dipilih.

Selanjutnya, untuk melakukan proses boarding, penumpang cukup menunjukkan e-tiket (bukti transaksi) di menu My Trips aplikasi KAI Access dengan memilih halaman Local Train dan petugas akan melakukan proses boarding dengan scanQR code pada e-tiket dan validasi visual mencocokkan e-tiket dengan bukti identitas asli penumpang.

Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, memaparkan kebijakan baru untuk KA lokal yang melayani rute Solo Balapan - Yogyakarta - Kutoarjo pergi pulang ini selain memudahkan pelanggan untuk mengakses tiket, juga demi memenuhi permintaan pasar.

PT KAI mencatat volume penumpang KA Prameks mengalami kenaikan sebanyak 8% pada 2018. Sebelumnya, pada 2017 total volume penumpang KA Prameks sebanyak 3,650 juta (3.650.144). Sedangkan 2018 menjadi sebanyak 3,940 juta (3.940.671).

Di sisi lain, rata-rata penumpang KA Prameks per hari sebanyak 10.794 orang. Dengan rincian masing-masing stasiun pemberhentian adalah Brambanan 11 penumpang, Jenar 211 penumpang, Klaten 491 penumpang, Kutoarjo 1.003 penumpang, Lempuyangan 1.290 penumpang, Maguwo 665 penumpang, Purwosari 802 penumpang, Solo Balapan 3.384 penumpang, Wates 177 penumpang, dan Yogyakarta kota 2.760 penumpang.

“Pemesanan tiket KA Prameks dapat dilakukan mulai tujuh hari sampai dengan lima menit sebelum keberangkatan kereta. Selain itu, pembelian tiket KA Prameks dalam satu kali transaksi hanya satu tiket untuk pemilik akun KAI Access dan dalam satu hari dibatasi maksimal 15 kali transaksi per hari. Hal ini berbeda apabila mereka datang langsung ke loket stasiun, maka berlaku satu orang bisa memesan hingga empat tiket,” paparnya.

Di sisi lain, bagi calon penumpang KA Prameks yang akan melakukan pembatalan dan ubah jadwal hanya dapat dilakukan di loket stasiun. Sedangkan bagi penumpang yang sudah melakukan proses ubah jadwal pembatalan di loket, maka e-tiket pada aplikasi KAI Access dinyatakan tidak berlaku dan tidak valid.

“Meskipun bisa booking online, tiket juga masih bisa dibeli saat go show maupun dipesan di stasiun pemberhentian. Di sisi lain, masing-masing layanan tidak ada kuota khusus, asal kuota masih tersedia maka bisa dipesan,” jelasnya.