Sering Banjir, Warganet Keluhkan Drainase Solo

Banjir di terowongan Flyover Manahan Solo (Solopos/Rini Yustiningsih)
03 Februari 2019 19:40 WIB Chelin Indra Sushmita Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Hujan deras yang terjadi di Kota Solo dan sekitarnya beberapa hari belakangan membuat sejumlah wilayah tergenang. Kawasan underpass Makamhaji di Kartasura, Sukoharjo, menjadi langganan banjir. Tempat ini tergenang air setinggi kap mobil akibat hujan deras yang mengguyur, Sabtu (2/2/2019) sore.

Selain itu, terowongan flyover Manahan depan SMPN 1 hingga SMAN 4 Solo juga tergenang air setinggi mata kaki. Selanjutnya, kawasan viaduk Gilingan juga sering banjir ketika hujan deras turun. Banyaknya wilayah yang tergenang air itu menjadi keluhan warganet.

Buruknya sistem drainase menjadi sorotan utama warganet. Mereka mendesak pemerintah daerah setempat mengatasi masalah tersebut. Keluhan dan desakan itu disampaikan lewat foto banjir di underpass Makamhaji unggahan akun Instagram @iks_infokaresidenansolo.

"Solo mulai padat seharusnya dibuat kayak Jogja yang tiap pinggir jalan sudah ada lubang buat air bisa mengalir. Jadi biar enggak banjir di mana-mana," saran @kartika_iirawan.

"Sedih banget. Drainasenya sering mampet kah?" tanya @iin_soewandi.

"Ada yang ngerasa ini proyek underpass sia-sia. Kok setiap hujan pasti meluap dan sering macet kalau seumpama pertigaannya dibuka," imbuh @saddamnur31.

"Sudah biasa kalau hujan deras memang begitu. Bukan hal tabu lagi," tambah @phita_sariw25.

"Sistem drainasenya piye ini? Hmmm, makan gaji buta," keluh @nikoputra70.

"Tadi aku lewat underpass dekat terminal itu juga banjir. Pas lewat ada dua orang bapak-bapak matikan kunci motor aku. Terus dia dorong alasannya takut air masuk ke mesin. Eh, pas sampai atas bilang minta uang makan Rp20.000. Orang Solo unik ya, musibah aja dijadikan lahang uang. Salut plus miris," tutur @septemberyani.