Pria Lansia Wonogiri Meregang Nyawa Akibat Tersengat Listrik

Anggota Polsek Wonogiri Kota memeriksa korban meninggal dunia akibat tersetrum di Dusun Petir, Desa Pokoh Kidul, Wonogiri, Sabtu (2/2/2019). (Istimewa - Polres Wonogiri)
03 Februari 2019 15:35 WIB Cahyadi Kurniawan Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Seorang pria bernama Sarwono, 65, meninggal akibat tersetrum lalu terjatuh dari lantai II di rumahnya, Dusun Petir, RT 002/RW 004, Desa Pokoh Kidul, Wonogiri, Sabtu (2/2/2019).

Informasi yang dihimpun Solopos.com, saat kejadian Sarwono tengah berusaha memperbaiki pompa air di lantai II rumahnya. Sampai di atas, ternyata pompa air sudah berfungsi lagi.

Ia lalu berusaha memperbaiki lampu yang padam di lantai yang sama. Melihat hal itu, Ayu Wulandari, 19, warga setempat yang melihat aktivitas Sarwono, berpesan kepada Sarwono agar mematikan arus listrik terlebih dahulu dengan mematikan meteran listrik.

Namun, Sarwono justru tak menghiraukan saran Ayu. “Sudah diingatkan agar mematikan meteran listrik tapi malah dibalas ‘Ngapa dipateni’ sambil terus memperbaiki lampu yang padam,” terang Ayu sebagaimana tertulis dalam rilis yang diterima Solopos.com dari Polres Wonogiri, Sabtu (2/2/2019).

Tak berselang lama, Ayu melihat Sarwono memegang baja ringan yang ternyata masih ada aliran listriknya. Sengatan listrik itu mengakibatkan Sarwono tersetrum dan terjatuh dari lantai II.

Melihat hal itu Ayu lantas berteriak minta tolong kepada tetangga sekitar. “Kondisi korban tidak ada yang mencurigakan. Telinga mengeluarkan darah diduga karena benturan kepala saat jatuh ke lantai. Keluarganya menerima kejadian itu dan tidak menuntut dilakukan autopsi,” kata Paur Subbag Humas Polres Wonogiri, Aipda Iwan Sumarsono, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, Sabtu.