Kursi Tribune Stadion Manahan Solo Membentuk Motif Kawung, Ini Gambarnya

Gambar rencana tribune Stadion Manahan Solo tampak dari atas. (Istimewa - Kementerian PUPR)
04 Februari 2019 23:15 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Deretan kursi tribune Stadion Manahan Solo akan dibuat sedemikian rupa sehingga jika diliat dari atas akan membentuk motif batik kawung.

Selain itu, motif kawung juga menjadi tampilan muka (fasad) stadion yang menjadi markas klub sepak bola Persis Solo tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan Bangunan Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kusworo Darpito, mengatakan motif kawung dipilih sebagai upaya memasukkan unsur muatan lokal.

“Ada beberapa alternatif yang disodorkan saat diskusi bersama Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo. Beliau memilih kawung,” kata dia melalui layanan perpesanan Whatsapp, kepada Solopos.com, belum lama ini.

Proyek yang dikerjakan lewat skema Kerja Sama Operasional (KSO) antara PT Adhi Karya (Persero) Tbk. dan PT Penta Rekayasa itu menunjuk PT Datra Internusa untuk menggarap bagian tribune.

Secara detail, tribune yang semula berkapasitas 25.000 kursi menjadi 20.003 kursi. Direktur Utama PT Datra Internusa, Benson E. Kawengian, mengatakan tribune berkapasitas 20.003 kursi itu perinciannya, 18.679 kursi penonton reguler, 944 kursi penonton khusus difabel, dan 380 kursi penonton VIP dan VVIP.

Sistem single seating atau satu kursi untuk satu penonton, sebagai standar Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), juga berfungsi menunjang kenyamanan penonton.

“Kursi penonton ini memiliki desain dan sertifikasi internasional untuk uji ketahanan api, anti-UV dan dan uji ketahanan beban, sehingga terjamin keamanan dan kualitasnya. Motif batik Kawung biasanya populer di kalangan keluarga kerajaan dan keraton Jawa mempunyai makna sebagai pemersatu masyarakat dan juga melambangkan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang,” kata Benson saat diwawancarai melalui surat elektronik, pekan lalu.

Dia berharap renovasi tribune dan Stadion Manahan bisa meningkatkan prestasi olahraga masyarakat Solo dan sekitarnya. Selain itu juga bermanfaat menjadi lokasi kegiatan positif dengan fasilitas standar dunia.

Sebagai informasi, PT Datra Internusa telah dipercaya menggarap proyek strategis lain seperti renovasi kursi penonton di seluruh kompleks olahraga Gelora Bung Karno untuk menyambut Asian Games 2018 dan Asian Paragames 2018. Mereka juga terlibat dalam proyek pembangunan Stadion Papua Bangkit menjelang PON 2020.