Arena Judi di Tempelrejo Sragen Digerebek Polisi, 2 Orang Dibekuk

ilustrasi judi. (Solopos/Whisnu Paksa)
04 Februari 2019 19:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Tim Saturan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen menggerebek arena judi ceki atau gonggong di Dukuh Ngrungkap RT 006, Desa Tempelrejo, Mondokan, Sragen, Senin (4/2/2019) pukul 01.00 WIB.

Dua orang penjudi berhasil dibekuk sementara dua penjudi lainnya kabur. Kasatreskrim Polres Sragen, AKP Harno, mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan saat dihubungi Solopos.com, Senin siang, menyampaikan dua penjudi yang dibekuk Satreskrim yakni Jarot Suwarno alias Kembar, 48, warga Dukuh Buras RT 001, Desa Sono, Mondokan, dan Sukam alias Kampret, 55, warga Dukuh Ngulingan RT 009, Desa Tempelrejo, Mondokan.

Peristiwa penggerebekan itu berawal dari informasi warga tentang adanya aktivitas perjudian di rumah warga di Dukuh Ngrungkap RT 006. Berdasarkan informasi itu, kata Harno, tim bergerak melakukan penyelidikan dan ternyata benar ada aktivitas perjudian di tempat itu.

“Tim Satreskrim langsung menggerebek rumah itu dan berhasil meringkus dua orang. Total penjudi ada empat orang tetapi dua orang berhasil kabur,” ujar Kasatreskrim.

Harno menjelaskan polisi menyita barang bukti berupa uang tunai Rp455.000, 12 set kartu ceki, satu meja, dan satu tikar. Dia mengatakan pelaku langsung digelandang ke Mapolres Sragen untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara dua orang penjudi yang kabur, ujar dia, masuk dalam daftar pencarian orang. “Dua penjudi itu dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun. Modus operandinya, tersangka berjudi di tempat umum. Kami sudah memeriksa dua orang saksi yang juga warga Tempelrejo,” tuturnya.