Warga Baki Sukoharjo Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya

Ilustrasi mayat. (Solopos/Whisnu Paksa)
05 Februari 2019 14:35 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Warga Dukuh Gondang RT 002/RW 006 Desa Baki Pandeyan, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Budi Santoso, 62, ditemukan tak bernyawa di rumahnya, Senin (4/2/2019) malam.

Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Budi meninggal dunia diduga karena sakit menahun dan mengalami serangan jantung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, jasad Budi kali pertama ditemukan oleh tetangganya, Martono, pada Senin pukul 19.00 WIB. Saat itu Martono curiga korban lantaran sudah dua hari Budi tidak keluar rumah dan pintunya terkunci.

Bersama warga lainnya, Suliyo, Martono melompat dan mencoba masuk ke rumah Budi melalui pagar samping. Saat masuk ke dalam rumah, mereka terkejut melihat Budi telungkup dan mengeluarkan darah dari mulut.

Mereka lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Baki. Jajaran Polsek bersama tim kesehatan Puskesmas Baki memeriksa Budi dan selanjutnya membawa jasad Budi ke RSUD dr. Moewardi Solo.

Kapolsek Baki AKP Dani Herlambang mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Baki tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan maupun kekerasan. Budi meninggal dunia diduga akibat serangan jantung.

Hal ini diperkuat keterangan keluarga Budi bahwa yang bersangkutan sehari sebelumnya memberi tahu hendak memeriksakan diri. "Pada Minggu [3/2/2019] malam, korban menelepon keponakannya dan tanya soal bayar BPJS [Badan Penyelenggara Jaminan Sosial] sendiri bagaimana. Kemudian si keponakan mencoba menghubungi korban pada Senin, tapi tidak ada respons," katanya.

Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berdasarkan keterangan saksi-saksi serta pemeriksaan tim medis dipastikan Budi meninggal dunia karena sakit menahun dan terkena serangan jantung.

Budi selama ini tinggal seorang diri sehingga tidak ada keluarga yang tahu ihwal kematiannya. "Kami juga tidak menemukan adanya barang-barang milik korban yang hilang. Jadi korban murni meninggal dunia karena sakit," katanya.