Disangka Begal, Pria Gangguan Jiwa Nyaris Diamuk Massa di Kartasura

ilustrasi penganiayaan dan pengeroyokan. (Solopos/Dok)
05 Februari 2019 19:35 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Seorang pria nyaris diamuk massa di daerah Gumpang, Kartasura, Sukoharjo, pada Senin (4/2/2019), lantaran dikira begal. Video tertangkapnya pria ini sempat viral di media sosial (medsos).

Kapolsek Kartasura AKP Sarwoko membenarkan adanya kejadian itu. Namun, pria yang tertangkap itu bukan begal melainkan warga dengan gangguan kejiwaan.

“Kami sudah mengamankan pria yang diketahui berinisial S, usia sekitar 30 tahun,” katanya pada Solopos.com, Selasa (5/2/2019).

Kapolsek mengatakan S ditangkap warga karena ada seseorang yang meriakinya begal saat berjalan di timur Transmart Kartasura. Lantaran ketakutan, S berlari dan terpeleset.

S tertangkap warga di depan pabrik Tyfountex. Polisi yang mendapat laporan langsung datang di lokasi dan menangkap S. Beruntung S bisa diamankan sebelum menjadi korban amuk massa.

Saat pemeriksaan, polisi tidak menemukan indikasi kejahatan yang dilakukan pria tersebut. Pelaku bukanlah begal dan hanya seorang yang mengalami gangguan kejiwaan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, S diketahui warga Dukuh Sidorejo RT 006/RW 002, Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali.

"Kami kemudian berkoordinasi dengan Polsek Juwangi malam itu juga. S langsung dijemput Polsek Juwangi bersama perangkat desa setempat," katanya.

Kapolsek mengatakan berdasarkan keterangan perangkat desa setempat, S memang mengalami gangguan kejiwaan sejak lama. Saat ini S sudah dibawa pulang bersama perangkat desa setempat.

"Hasil pemeriksaan tidak membuktikan dia bersalah,” katanya.