Polsek dan Puskesmas Kartasura Sukoharjo Bekerja Sama Berantas DBD

Sejumlah petugas gabungan Polsek Kartasura dan Puskesmas Kartasura memeriksa tempat yang dimungkinkan terdapat jentik-jentik di lingkungan Mapolsek Kartasura, Sukoharjo, Jumat (1/2/2019). (Espos - Istimewa)
05 Februari 2019 20:03 WIB Iskandar Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO-Polsek Kartasura bekerja sama Puskesmas Kartasura mengadakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di wilayah kerja mereka. Hal itu dilaksanakan guna mengantisipasi merebaknya berjangkitnya demam berdarah dengue (DBD) di musim penghujan ini.

“Kami [polsek dan puskesmas Kartasura] spontan bekerja sama untuk mencegah merebaknya DBD. Karena itu pada langkah awal kami memulai di lingkungan Mapolsek Kartasura dan penyuluhan di TK Bhayangkari dulu,” ujar Kapolsek Kartasura, AKP Sarwoko mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu (2/2/2019).

Sebelum melakukan PSN terlebih dahulu diadakan apel pagi. Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan pengecekan dan pembersihan terhadap tempat-tempat yang dimungkinkan menjadi tempat berkembang biaknya wabah demam berdarah oleh petugas Puskesmas Kartasura dan anggota Polsek Kartasura di lingkungan Polsek Kartasura.

Menurut dia kegiatan yang dilakukan antara lain penyuluhan kepada warga di lingkungan Mapolsek Kartasura dan TK Bhayangkari. Selain itu pihaknya juga melakukan PSN, abatisasi, pemantauan jentik berkala (PJB), dan penggalangan komitmen.

Rencananya kegiatan serupa juga akan dilakukan ke luar Mapolsek Kartasura. Karena itu pihaknya tengah menghubungi sejumlah ketua RT di Kelurahan Kartasura untuk didata yang sudah siap. Saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo tidak melakukan fogging dalam memberantas nyamuk Aedes aegypti. Sebab fogging dinilai kadang membawa efek samping yang buruk.

“Saat ini di Kartasura memang belum merebak DBD, namun tidak ada jeleknya kami mengantisipasi merebaknya DBD. Untuk itu kami mengimbau warga juga waspada terhadap berbagai kemungkinan dengan mengadakan pemberantasan sarang nyamuk sendiri-sendiri,” ujar Sarwoko.