Dikira Tidur, Warga Grogol Sukoharjo Ditemukan Meninggal Mengenaskan

Rosyid, 60, ditemukan meninggal dunia di teras rumahnya di Telukan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Selasa (5/2 - 2019) malam. (Solopos/Indah Septiyaning W)
06 Februari 2019 08:45 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO - Warga RT005/RW002 Nglawu, Telukan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Rosyid, 60, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di teras rumahnya, Selasa (5/2/2019) malam. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Selain membusuk, kondisi mayat saat ditemukan juga dipenuhi belatung. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Korban meninggal dunia akibat penyakit menahun sebagai penderita diabetes.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, mayat korban kali pertama ditemukan oleh tetangganya bernama Tarwanto, 52 yang saat itu melintas di depan rumah korban pada Selasa siang. Saat itu dia melihat korban terlihat terkujur atau tertidur di teras rumah. Kemudian pada malam harinya dia masih melihat korban dalam posisi sama yakni tertidur di emperan rumah.

Merasa curiga, Tarwanto mengajak sejumlah tetangga lain untuk memastikan apakah korban meninggal atau tidak. Saat didatangi warga terkejut melihat kondisi tubuh korban yang sudah dalam kondisi membusuk dan dipenuhi belatung.

Penemuan mayat tersebut sontak menggemparkan warga setempat. Mereka berbondong-bondong melihat kondisi korban yang meninggal dunia di teras rumahnya.

Sebagian warga lain melaporkan kejadian itu ke Polsek Grogol. Jajaran Polsek tiba di lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya dilakukan pemeriksaan visum luar oleh petugas dari Puskesmas Grogol.

"Dari hasil visum tidak ada tanda- tanda penganiayaan pada tubuh korban," kata Kapolsek Grogol AKP AKP Didik Noertjahjo.

Ihwal kondisi mayat yang sudah membusuk dan dikerubuti belatung, Kapolsek mengatakan hal ini dikarenakan kondisi korban sebelumnya mengidap penyakit komplikasi diabetes. Setelah dilakukan musyawarah bersama pihak keluarga korban, Kapolsek menambahkan akhirnya disepakati jenazah dievakuasi oleh petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Sukoharjo ke RSUD Sukoharjo untuk dilakukan pembersihan.

"Hari ini jenazah akan dimakamkan di permakaman di Desa Telukan," katanya.