Siap-Siap Berwisata Kuliner Malam Hari di Pasar Kepuh Sukoharjo

Kondisi Pasar Kepuh di Kecamatan Nguter setelah direvitalisasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo pada tahun anggaran 2018. Pasar tersebut akan dioperasionalkan pagi dan malam hari. Foto diambil Jumat (25/1 - 2019). (Solopos/Indah Septiyaning W.)
06 Februari 2019 12:09 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO- Pengelola Pasar Kepuh, Kecamatan Nguter, mengembangan wisata kuliner malam hari di lokasi pasar itu. Selain menghidupkan pasar di malam hari, langkah ini sekaligus sebagai upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat dalam pengembangan wisata kuliner di Sukoharjo.
Aneka makanan khas Sukoharjo dan masakan Jawa akan dijajakan bagi penikmat kuliner malam hari.

Lurah Pasar Kepuh Widadi Nugroho mengatakan peminat pedagang yang ingin membuka usaha kuliner malam hari di Pasar Kepuh cukup tinggi. "Ada 100-an  pedagang mendaftarkan diri ke pengelola. Lalu kami seleksi dan tinggal 50 saja," kata dia ketika berbincang dengan wartawan, Rabu (30/1/2019).

Para pedagang kuliner ini merupakan pedagang yang selama ini menggelar dagangannya tak jauh dari lingkungan Pasar Kepuh. Mereka kemudian mendaftarkan diri dan tertarik untuk membuka usaha kuliner malam di Pasar Kepuh. Aneka makanan yang bakal dijajakan pun bervariasi, seperti sate ayam, nasi liwet, nasi pecel, sambel belut dan lainnya. "Wisata kuliner malam hari ini bisa mulai dinikmati awal Februari," katanya.

Pengembangan wisata kuliner berawal dari ide pengelola mengembangkan pasar di malam hari. Nantinya diharapkan wisata kuliner malam hari ini bisa kondang dan dampaknya meramaikan pasar pagi hari. Konsep wisata kuliner ini diusung dengan dibuat model lesehan, memanfaatkan pelataran pasar tersebut. Lokasi pasar yang berada di pinggir jalan raya Sukoharjo-Wonogiri ini pun akan memberi pemandangan tersendiri bagi penikmat kuliner di sana.
"Wisata kuliner kami kembangkan dengan ide awal ingin menghidupkan pasar di malam hari. Tidak ada sewa lahan, pedagang hanya ditarik retribusi saja," katanya.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Sutarmo memberi dukungan penuh terhadap pengelola Pasar Kepuh yang berencana mengembangkan wisata kuliner malam hari. Menurutnya  berbagai kegiatan yang dilaksanakan di pasar akan menarik minat warga berbelanja di pasar tradisional. "Acara ini positif untuk meramaikan Pasar Kepuh yang telah menempati bangunan baru," kata dia.

Pasar Kepuh merupakan salah satu pasar tradisional di Kabupaten Sukoharjo yang direvitalisasi Pemkab Sukoharjo pada 2018 lalu. Dengan bangunan baru dan lebih bagus dinilai mampu memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Dia mengakui masih ada beberapa pedagang yang belum menempati bangunan pasar setelah rampung direvitalisasi pada akhir tahun lalu.

Hal ini mengakibatkan beberapa los dan kios kondisinya masih tutup. Ada beberapa alasan pedagang belum membuka usahanya, salah satunya dikarenakan mereka masih melakukan persiapan untuk sarana berdagang. Seperti membuat rak dan tempat berdagang di los.  "Kami yakin pedagang akan berjualan dalam waktu dekat dan pasar pun ramai pembeli," katanya.