Pembobol Brankas Toserba Luwes Sragen Tertangkap!

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan menyampaikan hasil ungkap kasus pembobolan brankas Toserba Luwes Sragen di Mapolres Sragen, Rabu (6/2/2019). (Solopos - Tri Rahayu)
06 Februari 2019 13:35 WIB Tri Rahayu/Suharsih Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Aparat Polres Sragen menangkap tiga orang yang diduga sebagai pembobol brankas Toserba Luwes Sragen. Penangkapan ini hanya berselang tiga hari dari tanggal kejadian. 

Berdasarkan keterangan yang diperoleh wartawan Solopos, Tri Rahayu, dari kepolisian, ketiga pelaku ditangkap dalam kurun waktu Minggu-Selasa (3-5/2/2019). Pelaku pertama atas nama Supriyanto alias Gendon, 34, ditangkap di rumahnya, Dusun Dagen RT 006/RW 007, Kelurahan Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Minggu.

Dari keterangan Supriyanto, polisi mengembangkan penyelidikan hingga menangkap tersangka kedua, yakni Narwan Lusdiyanti alias Iwan, 37, warga Desa Karang Mendeng RT 002/RW 013, Gebyog, Mojogedang, Karanganyar.

Narwan ditangkap di Hotel Mandiri, Jl. R.E. Kosasih, Parunglesang, Kota Banjar, Jawa Barat. Polisi kemudian menangkap pelaku ketiga yakni Risang Gilang Purboyo, 20, di rumahnya di Suruh Jetis RT 006/RW 002, Suruh, Tasikmadu, Karanganyar.

Sebagaimana diinformasikan, Toserba Luwes yang berada di Jl. Sukowati No. 386, Sragen Wetan, Kecamatan Sragen Kota, Sragen, dibobol pencuri pada Kamis (31/1/2019) dini hari. Brankas setinggi kurang lebih 2 meter berisi uang tunai bernilai miliaran rupiah digergaji.

Uang di dalamnya dibawa kabur dan hanya menyisakan beberapa ratus juta rupiah. Pencuri juga membawa kabur sepeda motor inventaris Luwes.

Dari tangan para tersangka polisi menyita barang bukti antara lain dua unit sepeda motor, 3 unit handphone, 2 helm, 1 jaket, satu tas warna hitam berisi satu mesin bor beserta mata bor, satu mesin grinda beserta mata grinda, dua palu, tiga obeng, satu kunci inggris, dan beberapa peralatan lainnya. Selain itu polisi juga menyita uang tunai senilai Rp1,2 miliar.