Bukan Rp1,2 Miliar, Ini Total Uang Yang Dicuri Dari Brankas Luwes Sragen

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan menyampaikan hasil ungkap kasus pembobolan brankas Toserba Luwes Sragen di Mapolres Sragen, Rabu (6/2/2019). (Solopos - Tri Rahayu)
06 Februari 2019 14:20 WIB Tri Rahayu/Suharsih Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Aparat Polres Sragen berhasil menangkap tiga orang pembobol brankas Toserba Luwes Sragen pada Minggu-Selasa (3-5/2/2019).

Ketiga tersangka yang merupakan warga Karanganyar ditangkap di tiga lokasi berbeda. Dari ketiga tersangka yang masing-masing bernama Supriyanto alias Gendon, Narwan Lusdiyanti alias Iwan, dan Risang Gilang Purboyo, polisi menyita barang bukti antara lain uang tunai Rp1,2 miliar.

Sebelumnya, polisi menyebut uang yang dibawa kabur pembobol brankas Toserba Luwes Sragen senilai Rp1,2 miliar dari total Rp1,5 miliar yang ada di brankas. Namun, saat rilis kasus seusai penangkapan pelaku, Rabu (6/2/2019), terungkap total uang yang dibawa kabur pencuri dari brankas tersebut mencapai Rp2,2 miliar.

Rp1 miliar di antaranya sudah dipakai oleh ketiga pelaku. Sebagaimana diinformasikan, Toserba Luwes yang berada di Jl. Sukowati No. 386, Sragen Wetan, Kecamatan Sragen Kota, Sragen, dibobol pencuri pada Kamis (31/1/2019) dini hari. Brankas setinggi kurang lebih 2 meter berisi uang tunai bernilai miliaran rupiah digergaji.

Uang di dalamnya dibawa kabur dan hanya menyisakan beberapa ratus juta rupiah. Pencuri juga membawa kabur sepeda motor inventaris Luwes.

Dari tangan para tersangka polisi menyita barang bukti antara lain dua unit sepeda motor, 3 unit handphone, 2 helm, 1 jaket, satu tas warna hitam berisi satu mesin bor beserta mata bor, satu mesin grinda beserta mata grinda, dua palu, tiga obeng, satu kunci inggris, dan beberapa peralatan lainnya. Selain itu polisi juga menyita uang tunai senilai Rp1,2 miliar.