Pembobol Luwes Sragen Habiskan Rp1 Miliar untuk Beli Mobil dan Foya-Foya

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan menyampaikan hasil ungkap kasus pembobolan brankas Toserba Luwes Sragen di Mapolres Sragen, Rabu (6/2/2019). (Solopos - Tri Rahayu)
06 Februari 2019 17:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Tiga pelaku pembobolan brankas milik Toserba Luwes Jl. Raya Sukowati No. 386 Sragen menghabiskan Rp1 miliar dalam kurun waktu tiga sejak beraksi hingga tertangkap pada Minggu-Selasa (3-5/2/2019).

Uang itu di antaranya dipakai untuk membeli dua mobil dan berfoya-foya seperti karaoke dan sebagainya. Hal itu diungkapkan Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan didampingi Kasatreskrim AKP Harno saat jumpa pers di Mapolres Sragen, Rabu (6/2/2019).

Yimmy menjelaskan hasil pembobolan brankas di Toserba Luwes Sragen belum sempat dibagi rata tetapi digunakan untuk berfoya-foya di tempat karaoke, membeli mobil Daihatsu Xenia buatan 2014 berpelat nomor B 2472 SFP, membeli mobil gadaian Toyota Avanza berpelat nomor AD 8832 WP, dan ditabungkan di BRI serta BNI senilai Rp400 juta.

Selain itu, uang dipakai membeli kalung emas seberat 10 gram, gelang emas seberat 4 gram, bayar utang dan diberikan pada istri siri. Total yang dihabiskan Rp1 miliar.

Sedangkan sisanya senilai Rp1,2 miliar disimpan di mobil Timor yang kini mogok di bengkel. “Mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” tuturnya.