Sumur Tua di Kedawung Sragen Ambles Ciptakan Kubangan Raksasa

Sejumlah aparat kepolisian dan warga melihat kondisi sumur milik Sunarso, 50, yang ambles di Dukuh/Desa Jenggrik RT 007 B, Kedawung, Sragen, Rabu (6/2/2019). (Istimewa - Polsek Kedawung)
06 Februari 2019 21:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Sumur milik Sunarso, 50, warga Dukuh/Desa Jenggrik RT 007B, Kecamatan Kedawung, Sragen, mendadak ambles, Rabu (6/2/2019) pukul 03.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut tetapi bekas sumur yang ambles tersebut menjadi sebuah kubangan besar mirip danau berdiameter sampai 5 meter.

Kapolsek Kedawung AKP Bambang Susilo mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan saat dihubungi Solopos.com, Rabu (6/2/2019), menyampaikan sumur itu ambles saat Sunarso tertidur di rumahnya.

Tiba-tiba Sunarso terbangun begitu mendengar suara gemuruh di depan rumahnya. Sunarso kemudian mencari sumber suara tersebut. Setelah sampai di depan rumah ternyata Sunarso melihat sumurnya ambles.

“Sumur ambles sedalam dua meter. Akibat amblesnya sumur muncul kubangan menganga dengan diameter sampai 5 meter. Bencana ini terjadi karena curah hujan yang tinggi sehingga air masuk sumur dan menggerus tanah di dalam sumur. Akibatnya sumur ambles. Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kedawung pada pukul 07.40 WIB,” ujarnya.

Bambang menjelaskan sumur itu berusia tua dan diperkirakan mencapai 100 tahun. Tinggi tebing sumur kurang lebih 4-5 meter. Dari keterangan saksi-saksi, Bambang menyimpulkan amblesnya sumur murni karena bencana alam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, sempat mengirimkan personel untuk mengecek lokasi. Sugeng memperkirakan kerugian akibat bencana tersebut mencapai Rp20 juta.