UKM Solo Mau Ikut Pameran Inacraft 2019 Gratis? Ini Syaratnya

Ilustrasi membatik. Batik menjadi salah satu produk unggulan Solo di ajang pameran nasional. - Solopos/Dokumen
07 Februari 2019 11:40 WIB Farida Trisnaningtyas Solo Share :

Solopos.com, SOLO - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kota Solo membuka pendaftaran pelaku usaha untuk ikut dalam pameran The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2019, 24-28 April 2019, di Jakarta. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi pelaku UKM.

Pameran akan digelar di Balai Sidang Jakarta Convention Center, 24–28 April 2019. Di pameran produk lokal berskala nasional ini, Kota Solo akan membuka 19 stan sehingga kesempaatn dibuka minimal untuk 19 pelaku UKM.

Kepala Dinkop UKM Solo, Nur Haryani, mengatakan masih membuka kesempatan bagi pelaku UKM untuk mengajukan diri menjadi peserta Inacraft 2019. Dinkop UKM Solo menanti hingga Maret mendatang sebelum dilakukan proses kurasi. “Kami prioritaskan yang ikut dalam Inacraft 2019 adalah yang belum pernah berpartisipasi. Namun demikian, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi,” kata dia kepada wartawan, Rabu (6/2/2019).

Nur memaparkan tahun ini Kota Solo mendapat jatah stan lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Pada Inacraft 2018 Solo memeroleh 10 stan yang diisi sebanyak 13 UKM. Tahun ini Dinkop UKM Solo mendapat 19 stan. Stan tersebut bakal digunakan minimal 19 pelaku usaha.

Pelaku UKM yang lolos kurasi akan mendapatkan berbagai fasilitas antara lain stan gratis, dekorasi stan gratis, dan angkutan barang pergi pulang (PP). Beberapa syarat harus dipenuhi pelaku UKM untuk bisa meramaikan Inacraft 2019 yakni surat permohonan dari pemilik usaha, fotokopi kartu tanda penduduk (KTP Solo), fotokopi surat izin usaha perdagangan (SIUP) atau tanda daftar perusahaan (TDP) atau Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), fotokopi akta pendirian perusahaan atau usaha, company profile, foto produk, dan foto proses produksi.

“Andalan produk UKM Kota Solo tentunya batik. Meski setiap daerah kini sudah punya batik, tapi batik Solo memiliki nilai tersendiri. Selain batik yang bakal dipamerkan tentu kerajinan dan produk olahan,” imbuh Nur.