Solopos Hari Ini: Pembuat Brankas Otaki Pembobolan Luwes

Harian Umum Solopos edisi Kamis (7/2 - 2019).
07 Februari 2019 09:35 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen menangkap pembobol brankas Toserba Luwes di Jl. Raya Sukowati No. 386 Sragen. Pelaku merupakan pembuat brankas di toserba itu.

Polisi membekuk tiga orang komplotan spesialis pembobol brankas pada Minggu (3/2/2019) atau tiga hari setelah kejadian pencurian. Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan didampingi Kasatreskrim AKP Harno menunjukkan sejumlah peralatan yang digunakan pelaku, seperti bor, gergaji besi, tang, palu, obeng, sambungan kabel, dan peralatan lainnya saat jumpa pers di Mapolres Sragen, Rabu (6/2/2019).

Kabar mengenai penangkapan pembobol brankas di Toserba Luwes Sragen tersebut menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Kamis (7/2/2019). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di E-Paper Solopos.

Selain itu, ulasan menganai rencana tol Solo-Jogja yang tak mengagetkan warga Klaten juga menghiasi halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini.

Tol Wacana Lama, Warga Tidak Kaget

Warga di Kecamatan Ngawen, Klaten, diminta berhati-hati dengan munculnya makelar atau broker tanah seiring rencana pembangunan tol SoloJogja Kulonprogo. Warga tidak kaget dengan rencana pembangunan tol karena sudah bergulir sejak pemerintahan Presiden Soeharto.

Warga Dukuh Slametan, Gatak, Ngawen, Klaten, Marsudi, 65, mengatakan warga sudah mengetahui ada tim survei yang datang ke Gatak untuk menyurvei lahan tol Solo-Jogja. Tim survei baru datang sekali untuk mengecek lokasi.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Sementara itu, di halaman Soloraya, ada kabar utama mengenai Dishub Klaten yang menyiapkan 15 bus sekolah. Ada pula kabar mengenai habisnya kontrak Damri dengan Pemkot Solo untuk pengelolaan bus di beberapa koridor.

Dishub Klaten Siapkan 15 Bus Sekolah

Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten menggandeng Perusahaan Umum (Perum) Djawatan Angkutan Motor Republik Indonesia (Damri) pusat guna menyiapkan 15 bus sekolah di Kabupaten Bersinar. Persiapan pengadaan bus sekolah itu tinggal menunggu turunnya surat izin Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Espos, Dishub Klaten mengaku tak mampu menyediakan bus sekolah yang bersumber dari APBD Klaten. Padahal, bus sekolah sangat dibutuhkan. Selain mendukung fasilitas pelajar di perkotaan, bus sekolah juga sangat dibutuhkan bagi pelajar di perdesaan.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Kontrak Damri Habis, Koridor Satu Dikelola PT BST

Kontrak Damri dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terkait pengelolaan armada bus di Koridor Satu dan Empat telah selesai. Sejak Selasa (6/2/2019), pengelolaan armada di Koridor Satu sudah diambil alih oleh PT Bengawan Solo Trans (BST).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo Hari Prihatno mengatakan sebelum melakukan pengalihan pengelolaan, pihaknya sudah memberikan tenggat sampai Senin (5/2/2019) kepada pihak Damri untuk memberikan keputusan memperpanjang kontrak atau tidak.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.