Perampokan Taksi Sukoharjo, Polisi Temukan Jaket Dan Jilbab Pelaku

Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi (kedua dari kanan), berbincang dengan sopir taksi Kosti Solo, Sumarno, yang menjadi korban percobaan perampokan di RS dr. Oen, Solo Baru, Rabu (6/2/2019). (Solopos - Bony Eko Wicaksono)
07 Februari 2019 19:35 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Aparat Polres Sukoharjo menemukan jaket dan jilbab yang diduga milik perampok sopir taksi Kosti. Jaket dan jilbab itu ditemukan di sekitar lokasi kejadian yakni kawasan pusat bisnis 1 Sektor 3 Blok JC, Jl. Paris 2 Desa Madegondo, Grogol, Sukoharjo.

Jaket dan jilban itu akan melengkapi potongan rekaman kamera CCTV sebagai petunjuk polisi mengungkap identitas pelaku perampokan sopir taksi bernama Sumarno itu. Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan hingga kini masih memburu para pelaku perampokan sopir taksi Kosti.

"Sudah ada sedikit titik terang, selain kami menganalisis rekaman CCTV juga alat bukti lain yang ditemukan di sekitar lokasi dan diduga milik pelaku," kata Kapolres, Kamis (7/2/2019).

Kapolres memastikan pelaku perempuan sebelumnya mengenakan jilbab saat melakukan aksinya. Namun, setelah kejadian, pelaku membuang jilbab dan jaketnya.

Jilbab dan jaket tersebut ditemukan di sekitar lokasi kejadian. Selain itu polisi juga menemukan lakban yang digunakan pelaku untuk membekap mulut Sumarno. "Motifnya ini murni perampokan," kata dia.

Kapolres mengatakan dari keterangan korban, Sumarno, pelaku perampokan itu ada dua orang yang terdiri atas laki-laki dan perempuan. Guna mengungkap kasus tersebut, jajaran Polres Sukoharjo menggandeng Polda Jawa Tengah mengggunakan teknologi melacak keberadaan pelaku.

Dengan menggunakan teknologi ini pun penyidik sudah mendapatkan capture dari rekaman CCTV ketika para pelaku naik ke dalam taksi.

"Yang lainnya masih dikembangkan penyidik. Yang pasti, penyidik memanfaatkan teknologi yang ada," katanya.

Sebagaimana diinformasikan, sopir taksi Kosti, Sumarno, warga Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, menjadi korban perampokan di sekitar rumah toko (ruko) di belakang hotel Fave Solo Baru, Minggu (3/2/2019) sekitar pukul 21.40 WIB.

Akibat aksi perampokan itu, Sumarno menderita luka di tangannya yang disayat oleh pelaku menggunakan pisau cutter. Polisi berusaha mengidentifikasi pelaku melalui rekaman kamera CCTV. Wajah kedua pelaku terlihat jelas di rekaman itu.