Toko Kelontong di Batuwarno Wonogiri Dirampok, Pemilik Dianiaya

Polisi memeriksa lokasi perampokan di toko kelontong milik Nu Rahayu, 48, di Rembun RT 001/RW 005, Sumberejo, Batuwarno, Wonogiri, Rabu (6/2/2019) sore. (Istimewa - Humas Polres Wonogiri)
07 Februari 2019 11:15 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Toko kelontong milik Nur Rahayu di Rembun RT 001/RW 005, Sumberejo, Batuwarno, Wonogiri, dirampok, Rabu (6/2/2019) pukul 14.45 WIB.

Tak hanya merampok, pelaku awalnya berpura-pura sebagai pembeli juga melukai Nur Rahayu hingga wajahnya terluka dan kini perempuan berusia 48 tahun ini menjalani perawatan di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso.

Sedangkan pelaku masih buron. Pelaku membawa kabur uang tunai lebih kurang Rp30 juta.

Kapolsek Batuwarno, Iptu Wartadi, kepada Solopos.com, Kamis (7/2/2019), menyampaikan Nur Rahayu dirawat di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Kapolsek menceritakan saat itu toko kelontong Nur Rahayu sedang sepi.

Nur menjaga tokonya sendirian. Suatu ketika datang seorang lelaki yang mengendarai sepeda motor bebek warna merah tua, mengenakan jaket hitam, bercelana jeans biru, menggunakan sarung tangan, mengenakan masker, dan berhelm hitam.

Lelaki itu langsung masuk toko tanpa melepas helm, sarung tangan, jaket, dan masker. Sesampainya di dalam toko dia menemui Nur dan mengatakan hendak membeli minuman.

Setelah itu pelaku langsung memaksa Nur menyerahkan uang dengan cara menganiayanya. Lalu Nur menunjukkan tempat uangnya tersimpan.

Pelaku selanjutnya menguras uang dan langsung kabur dengan mengendarai Suzuki Shogun tak berpelat nomor yang dibawanya sebelumnya.

"Polisi masih mengejar pelaku. Ciri-cirinya badan agak kurus," kata Kapolsek mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti Istiwidayati.