Korban Perampokan Batuwarno Pura-Pura Pingsan Demi Selamatkan Nyawa

Pelaku perampokan disertai penganiayaan di Batuwarno, Wonogiri, Joko Susilo, diperiksa polisi Wonogiri, Kamis (7/2/2019). (Istimewa - Humas Polres Wonogiri)
07 Februari 2019 21:35 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Aksi perampokan di toko kelontong Dusun Rembun RT 001/RW 005 Desa Sumberejo Kecamatan Batuwarno, Wonogiri, tak hanya mengakibatkan kerugian material senilai Rp30 juta.

Pemilik toko, Nur Rahayu, juga mengalami luka di wajah akibat dipukul pelaku yang kini sudah tertangkap. Beruntung, pelaku bernama Joko Susilo, 46, yang masih tetangga beda dusun dengan Nur itu menghentikan aksinya itu setelah Nur berpura-pura pingsan.

Nur pura-pura pingsan agar Joko tak melukainya lebih parah dan nyawanya selamat. Menyangka Nur sudah tak berdaya, Joko masukm ke kamar Nur dan mengambil uang senilai Rp30 juta yang disimpan di kamar itu kemudian kabur.

Kepala Desa (Kades) Sumberejo, Tri Haryanto, kepada Solopos.com, Kamis, menyampaikan Nur sempat dirawat di layanan kesehatan terdekat. Nur diperbolehkan pulang, Kamis, untuk menjalani rawat jalan.

Nur mengalami luka cukup serius di wajah dan leher. Berdasar keterangan yang dihimpunnya, saat itu toko kelontong Nur sedang sepi. Nur menjaga tokonya sendirian.

Kemudian datang seorang lelaki yang mengendarai sepeda motor bebek warna merah tua yang diduga Suzuki Shogun, mengenakan jaket hitam, bercelana jeans biru, bersarung tangan, mengenakan masker, dan berhelm hitam.

Lelaki itu langsung masuk toko tanpa melepas helm, sarung tangan, jaket, dan masker. Sesampainya di dalam toko dia menemui Nur dan mengatakan ingin membeli sekardus air mineral kemasan.

Kemudian Nur menuju bagian lain toko untuk mengambil barang yang diminta laki-laki itu. Pelaku mengikuti Nur dan langsung memukul wajahnya hingga membuatnya tersungkur. Pelaku terus memukul wajah Nur lalu mencekik lehernya.

“Ibu Nur lalu pura-pura pingsan. Tahu Ibu Nur sudah tak berdaya, pelaku langsung menuju kamar Ibu Nur mencari uang. Di kamar itu dia menemukan uang senilai lebih kurang Rp30 juta. Setelah itu pelaku kabur melalui ruang tamu dengan mengendarai sepeda motor yang dibawanya sebelumnya,” kata Kades.

Dari hal itu Kades menduga pelaku sudah tahu letak uang Nur disimpan. Jika belum tahu, pelaku mestinya mencari uang di laci warung atau tempat lain di sekitar toko.

Namun, faktanya pelaku langsung mencari ke kamar Nur dan tak membutuhkan lama bisa menemukan uang yang disimpan Nur. Dugaan Kades tak meleset. Pelaku merupakan orang terdekat korban, Joko.

Kronologi Penangkapan

Sementara itu setelah mendapat laporan, jajaran Polsek Batuwarno dibantu Unit Satreskrim Polres Wonogiri pimpinan Kasat Reskrim AKP Aditya Mulya Ramadhani melakukan penyelidikan dan menanyai para saksi.

Hasil penyelidikan mengarah pada Joko Susilo. Polisi kemudian bergerak ke rumah Joko Susilo di Dusun Gembuk RT 001/RW 005 Desa Sumberejo, Kecamatan Batuwarno, dan menangkapnya.

"Pelaku kami tangkap di rumahnya sekitar pukul 22.00 WIB [Rabu]," ungkap Kapolsek Batuwarno Iptu Wartadi mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, Kamis (7/2/2019).

Penangkapan dilakukan di bawah rintik hujan. Saat didatangi rumahnya, Joko tengah berkumpul bersama keluarganya dan langsung digelandang ke Mapolsek Batuwarno tanpa perlawanan.

"Pelaku ini sempat bungkam, tidak mau memberi tahu di mana uang hasil jarahannya itu disimpan," beber Kapolsek.

Saat diinterogasi lebih jauh, Joko tetap tidak membuka mulut. Bahkan, hingga Kamis pelaku tetap diam seribu bahasa. Namun, sikap pelaku yang tidak kooperatif itu tidak membuat penyidik putus asa.

Penyidik justru semakin yakin Joko Susilo merupakan pelaku utamanya. Barulah pada Kamis pukul 15.00 WIB, Joko mengakui segala perbuatannya dan menyatakan menyesal.

Dari pengakuan Joko, uang hasil pencurian itu dibungkus kantong plastik warna hitam dan disembunyikan di almari milik orang tuanya di Dusun Sambeng, Desa Watuagung, Kecamatan Baturetno. Uang yang disimpan Joko di almari rumah orang tuanya senilai Rp10.220.000.

"Saat ini pelaku masih kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Kapolsek.