Solopos Hari Ini: Pemilih Pilpres 2019 Tak Goyah

Harian Umum Solopos edisi Jumat (8/2 - 2019).
08 Februari 2019 10:10 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Pilihan pemilih terhadap capres-cawapres dalam Pilpres 2019 sulit digoyahkan. Debat capres-cawapres mempertebal keyakinan pendukung capres-cawapres, namun belum banyak menjaring pemilih mengambang.

Berdasarkan survei yang dirilis lembaga Populi Center di Jakarta, Kamis (7/2/2019), tingkat kemantapan pemilih setelah debat perdana capres-cawapres mencapai 77,8%. Tingkat kemantapan pemilih itu naik 4,8% bila dibandingkan sebelum debat.

Kabar mengenai pilihan pemilih Pilpres 2019 yang konsisten itu menjadi headline pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Jumat (8/2/2019). Berita tersebut bisa disimak secara lengkap di E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga menyajikan kabar mengenai Piala Soeratin U-15. Persis Solo gagal meraih juara setelah kalah dari All Star Rahuning Asahan.

Meski Gagal, Persis Sudah Maksimal

Tim Persis Solo U-15 gagal menorehkan sejarah di ajang Piala Soeratin U-15. Sempat unggul 1-0, Persis tak mampu memanfaatkan peluang juara untuk kali pertama dan menyerah di kaki All Star Rahuning Asahan dengan skor 1-2.

Pada final yang digelar di Stadion Soeprijadi, Blitar, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019) malam, kekalahan Persis terjadi secara dramatis karena gol kemenangan Asahan muncul pada babak perpanjangan waktu. Tak hanya gagal menjadi juara untuk kali pertama, pertandingan kemarin juga jadi laga menyakitkan kali kedua bagi sang pelatih Agus Pratikno.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar utama mengenai objek wisata Batu Seribu yang sudah selesai direnovasi dengan menghabiskan anggaran Rp2,1 miliar. Ada pula kabar perampokan di Wonogiri yang menjadi sorotan pada halaman utama Soloraya.

Renovasi Renovasi Rp2,1 M Rampung

Renovasi objek wisata alam Batu Seribu di Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Sukoharjo dengan menelan anggaran Rp2,1 miliar telah rampung dikerjakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo.

Meski secara resmi belum dibuka, objek wisata tersebut mulai didatangi banyak pengunjung. Sayangnya beberapa ornamen bangunan mengalami kerusakan akibat perbuatan tak bertanggung jawab pengunjung.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Pura-Pura Jadi Pembeli Ternyata Merampok

Seorang perempuan pemilik toko kelontong, Nur Rahayu, menjadi korban perampokan di tokonya di Rembun RT 001/RW 005, Desa Sumberejo, Batuwarno, Wonogiri, Rabu (6/2/2019) pukul 14.45 WIB. Pelaku yang berpura-pura menjadi pembeli bahkan menganiaya perempuan 48 tahun tersebut hingga mengalami luka di bagian muka.

Pelaku yang sempat buron dengan membawa uang tunai senilai lebih kurang Rp30 juta ditangkap polisi dalam waktu singkat. Pelaku diidentifikasi sebagai Joko Susilo, 46, yang merupakan orang dekat korban.

Simak selengkapnya do: E-Paper Solopos.