Kantor Pusat BPN Prabowo-Sandi di Solo Dibobol Maling

Ilustrasi pencurian. (Solopos/Whisnu Paksa)
08 Februari 2019 17:15 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Kantor Pusat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo, beberapa waktu lalu, dibobol maling. Namun kejadian tersebut tidak dilaporkan ke Polsek Banjarsari hingga Jumat (8/2/2019).

Informasi bobolnya Kantor Pusat BPN Prabowo-Sandi disampaikan Waketum Partai Gerindra, Ferry Juliantono, saat konsolidasi para sukarelawan dan caleg dari parpol koalisi di kantor tersebut, Jumat siang. Kegiatan itu dihadiri Rachmawati Soekarnoputri.

“Tempat ini beberapa hari yang lalu dibobol. Saya tidak tahu siapa, kita tidak usah menuduh. Tapi introspeksi saja, saya berharap posko-posko atau kantor yang sudah diresmikan harus diisi dengan banyak kegiatan yang bermanfaat,” tutur Ferry.

Bila posko dibiarkan kosong atau tanpa kegiatan menurut dia sangat disayangkan. Caleg DPR dari Dapil IV Jateng itu mengajak semua pendukung capres cawapres nomor urut 02 untuk aktif mengisi kegiatan di posko, termasuk dari parpol koalisi.

“Tempat ini simbol wibawa BPN. Untuk itu saya berinisiatif, kita intensifkan komunikasi ke depan. Saya menyediakan diri ikut mengaktifkan kantor pusat BPN, saya sumbang 500 porsi makan gratis bagi warga. Bisa buat dapur umum itu,” ujar dia.

Ferry menyatakan 500 porsi makan untuk masyarakat akan dibagikan di Kantor Pusat BPN selama sepekan. Menu yang disiapkan bisa diperoleh dengan membeli atau dimasak sendiri oleh barisan ibu-ibu untuk mengisi kegiatan kantor.

“Kita berikan kepada masyarakat supaya benar-benar menjadi tempatnya rakyat. Salah satu kegiatan kantor atau posko kita adalah membuat dapur umum. Saya harap emak-emak membantu. Kalau dimasak sendiri jadi kegiatan bersama,” kata dia.

Kegiatan serupa diharapkan Ferry digelar di setiap posko atau kantor pemenangan Prabowo-Sandi di Soloraya dan Jateng. “Tujuannya agar kantor atau posko kita benar-benar menjadi tempat pusat berkegiatan masyarakat sekitar,” dia menjelaskan.

Ferry meyakinkan para sukarelawan dan kader bahwa langkah pendirian Kantor BPN dan posko pemenangan di Soloraya sudah tepat. Alasannya respons kubu lawan yang secara mendadak mendirikan posko serupa di sekitar Kantor BPN.

Pendapat serupa disampaikan Rachmawati Soekarnoputri. Dia mendorong para kader dan sukarelawan menunjukkan ghirah untuk menghidupkan posko-posko atau kantor BPN yang sudah maupun akan didirikan di Soloraya dan Jateng.

Menurut dia, menjadi tugas para kader dan sukarelawan untuk menghidupkan setiap kantor atau posko pemenangan itu. Caranya bisa dilakukan dengan menggelar berbagai kegiatan seperti konsolidasi maupun kegiatan dengan masyarakat.

Kapolsek Banjarsari, Kompol Demianus Palulungan, mewakili Kapolresta Surakarta, Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo, saat dihubungi Solopos.com, Jumat, mengaku hingga hari itu tidak mendapat laporan ihwal kejadian pencurian di Kantor BPN.