Sopir Taksi Korban Perampokan Sukoharjo Siap Narik Lagi

Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi (kedua dari kanan), berbincang dengan sopir taksi Kosti Solo, Sumarno, yang menjadi korban percobaan perampokan di RS dr. Oen, Solo Baru, Rabu (6/2/2019). (Solopos - Bony Eko Wicaksono)
08 Februari 2019 18:40 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Kondisi sopir taksi Kosti korban perampokan di kawasan pusat bisnis 1 Sektor 3 Blok JC Jalan Paris 2 Desa Madegondo, Grogol, Sukoharjo, Sumarno, kini sudah membaik.

Setelah beberapa hari dirawat intensif di RS dr. Oen Solo Baru, Sumarno kini telah pulang ke rumahnya di Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo. "Sudah di rumah sejak Rabu [6/2/2019] kemarin," kata Sumarno melalui pesan singkat di aplikasi WhatsApp, Jumat (8/2/2019).

Sumarno menuturkan saat ini tinggal masa pemulihan luka bekas sayatan cutter di beberapa bagian tubuhnya. Dia mengaku akan kembali bekerja sebagai sopir taksi. "Doakan bisa segera narik lagi. Sekarang tinggal menunggu luka-lukanya kering,” katanya.

Sumarno mendapat luka sayatan pisau cutter akibat percobaan perampokan yang dilakukan sepasang laki-laki dan perempuan yang menumpang taksinya di Solo Baru, Minggu (3/2/2019) malam lalu. Kala itu, Sumarno mengendarai taksi Kosti nomor 114 berpelat nomor AD 1022 DA di sekitar kawasan Solo Baru.

Dia menerima order penumpang di sebelah timur Hotel Brother Inn menuju sekitar belakang Hotel Fave, Solo Baru. Penumpang taksi terdiri dari laki-laki berusia sekitar 30 tahun dan perempuan yang masih ABG.

Si perempuan duduk di samping sopir sementara pelaku laki-laki duduk di jok tengah di belakang sopir. Setiba di lokasi kejadian, pelaku laki-laki langsung menjerat leher Sumarno memakai kabel.

Sedangkan si perempuan mengeluarkan pisau cutter dari sakunya dan langsung menyayat tangan Sumarno yang berusaha sekuat tenaga melepas jeratan kabel di lehernya.

Sumarno sempat melakukan perlawanan dengan merebut pisau cutter dari tangan pelaku wanita. Bahkan, dia sempat mematahkan pisau cutter saat terjadi pergumulan di dalam mobil.

Sumarno lantas membuka pintu dan menendang si perempuan keluar mobil. Dia lantas menghubungi petugas operator taksi Kosti Solo untuk melaporkan kejadian itu.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan hingga kini masih memburu para pelaku perampokan sopir taksi Kosti. "Sudah ada sedikit titik terang, selain kami menganalisis rekaman CCTV juga alat bukti lain yang ditemukan di sekitar lokasi dan diduga milik pelaku," kata Kapolres.