Bayi Perempuan Baru Lahir Dibuang di Parit Pinggir Jalan Trucuk Klaten

Warga menunjukkan lokasi penemuan bayi perempuan di parit jalan menuju Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Klaten, Minggu (10/2/2019). (Solopos - Taufiq Sidik Prakoso)
10 Februari 2019 17:35 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Bayi perempuan ditemukan di parit jalan menuju Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Klaten, Sabtu (9/2/2019) petang.

Bayi yang diperkirakan baru lahir itu dalam keadaan hidup dan kini dirawat di RSD Bagas Waras. Parit yang menjadi lokasi penemuan bayi berada di dekat jembatan tengah area persawahan dengan jarak perkampungan terdekat lebih dari 100 meter.

Parit itu berada di tepi jalan yang menuju Desa Karangpakel. Bayi ditemukan sekitar pukul 17.25 WIB ketika ada warga yang melintas dan curiga mendengar suara bayi di tengah sawah.

Salah satu warga Desa Karangpakel, Sutikno, 56, mengatakan kondisi bayi dalam keadaan hidup dan diperkirakan belum lama lahir. Saat ditemukan, bayi masih berlumuran darah.

“Saya saat itu melintas kondisi sekitar lokasi kejadian sudah ramai. Bayi juga sudah dibawa ke klinik. Namun, dari cerita warga saat diselamatkan itu bayi sempat digendong dengan posisi kepala ke bawah agar air yang sudah terisap keluar,” kata Sutikno saat ditemui wartawan di sekitar lokasi penemuan bayi, Minggu (10/2/2019).

Sutikno mengatakan warga tak mengetahui orang tua bayi tersebut. Ia menjelaskan ruas jalan di sekitar lokasi penemuan tak hanya menjadi akses bagi warga Desa Karangpakel. Jalan tersebut bisa terhubung dengan wilayah lain di Kecamatan Bayat dan Kalikotes.

“Kondisi jalan sebenarnya tidak terlalu sepi. Baik warga dari Karangpakel atau dari desa lainnya sering melintas,” ungkapnya.

Seusai dibawa ke Klinik Nova Medika, Kecamatan Trucuk, bayi perempuan itu lantas dibawa ke RSD Bagas Waras. Hingga Minggu siang, bayi masih dirawat di salah satu ruangan rumah sakit di Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, itu.

Komandan regu keamanan RSD Bagas Waras, Purwoko, membenarkan bayi perempuan itu dibawa ke RSD Bagas Waras pada Minggu malam. Kondisi bayi normal dan sehat.

Purwoko mengatakan banyak warga yang berdatangan serta menyampaikan keinginan untuk mengadopsi sang bayi. Tak hanya dari Klaten, warga yang menyampaikan keinginan mengadopsi juga ada yang dari Jogja.

“Selama Minggu siang ini saja sudah ada empat orang yang ingin menengok bayi dan mengadopsinya. Namun, kami sampaikan untuk sementara bayi tidak bisa ditengok terlebih dahulu. Soal adopsi tentunya ada proses yang harus dilalui. Yang jelas, kondisi bayi dalam keadaan sehat,” jelas dia.

Kapolsek Trucuk, AKP Aleg Ipanudin, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi, mengatakan saat ditemukan bayi tali pusar dalam kondisi sudah dipotong namun masih terlihat basah. Ia menjelaskan bayi perempuan itu memiliki berat sekitar 2,3 kg dan panjang 45 sentimeter.

“Kami masih terus mengumpulkan keterangan untuk mengungkap siapa orang tua bayi dan siapa yang meletakkan bayi di bawah jembatan itu,” kata Kapolsek.