Ratusan Pekerja Parkir dan Ribuan Santri-Kiai Soloraya Siap Menangkan Jokowi

Pendiri Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN), Khofifah Indar Parawangsa, berorasi dalam Deklarasi JKSN Soloraya mendukung Jokowi-Maruf di GOR Sritex Laweyan, Solo, Sabtu (9/2/2019). (Solopos - Mariyana Ricky P.D.)
11 Februari 2019 07:15 WIB Kurniawan/Mariyana Ricky P.D. Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Sekitar 800 petugas parkir yang tergabung dalam Asosiasi Parkir Surakarta (Asparta) mendeklarasikan dukungan untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin di Gedung Sriwijaya Solo, Minggu (10/2/2019).

Sebelumnya, ribuan anggota Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Soloraya juga mengukuhkan dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf di GOR Sritex Laweyan, Solo, Sabtu (9/2/2019) sore.

Pantauan Solopos.com, Minggu, deklarasi oleh pekerja parkir dihadiri Ketua DPC PDIP Solo F.X. Hadi Rudyatmo dan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Solo Her Suprabu. Pengelola parkir Solo menandatangani dokumen deklarasi dan menyerahkannya kepada Her Suprabu.

Deklarasi dipimpin Ketua Asparta, Ngadiyo, disaksikan Rudy dan Her Suprabu. Sekretaris Asparta, Warjito, saat diwawancarai wartawan mengatakan pengelola dan petugas parkir merasa tergerak untuk aktif membantu pemenangan Jokowi.

Alasannya Jokowi merupakan warga Solo dan telah banyak berbuat demi kemajuan Kota Bengawan, termasuk di bidang pengelolaan parkir. Kontribusi Jokowi menurut dia sudah dirasakan pengelola dan petugas parkir saat Jokowi menjadi Wali Kota Solo.

“Beliau orang asli Solo. Itu hukumnya wajib bagi orang Solo untuk mendukung dan memenangkan Pak Jokowi. Kontribusi Pak Jokowi sebagai Presiden selama empat tahun terakhir juga banyak sekali yang sudah bisa dirasakan masyarakat,” tutur dia.

Penuturan senada disampaikan Bendahara Asparta, Joko Sri Widodo, kepada awak media. Menurut dia, saat menjabat sebagai Wali Kota Solo Jokowi sangat peduli dengan nasib para petugas parkir. Penataan parkir terus dilakukan agar semakin baik.

“Pak Jokowi itu sangat nguwongke para petugas parkir yang dulu masih dipandang sebelah mata. Dengan program-program penataan pengelolaan parkir oleh Pak Jokowi, derajat para petugas parkir semakin meningkat,” dia menerangkan.

Sementara itu, deklarasi dukungan oleh JKSN Soloraya menghadirkan pendiri JKSN Khofifah Indar Parawangsa dan ibunda Presiden Jokowi, Sujiyatmi Notomiharjo. Menurut ketua panitia, Muhammad Andika, deklarasi dihadiri seribuan santriwan, santriwati, dan para kiai se-Soloraya.

Beberapa kiai sepuh dari Jawa Tengah juga dikabarkan hadir. Kepada wartawan, Andika, mengatakan deklarasi ini menunjukkan komitmen dan optimisme JKSN untuk bersama membangun jaringan se-Soloraya guna memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Tujuan besarnya tidak hanya Pilpres, tapi juga membangun konsolidasi umat Islam untuk menyikapi berbagai problematika berbangsa dan bernegara. Kami juga ingin terus bersatu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia [NKRI],” kata dia yang juga Sekretaris JKSN Soloraya itu.

Dalam orasinya, Khofifah, meminta hadirin yang mayoritas emak-emak untuk memenangkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 01. “Semua aset yang dikuasai asing sudah dikembalikan menjadi milik Indonesia oleh Presiden Jokowi. Tol dari Surabaya ke Solo tiga jam. Solo ke Semarang cuma dua jam. Ini adalah bukti kenapa Pak Jokowi harus jadi Presiden dua periode,” ucap Khofifah.

Saat diwawancarai wartawan, Khofifah menyampaikan JKSN tak hanya menyasar pemilih dalam negeri. Menurut dia, ada jutaan pemilih potensial yang berdomisili di luar negeri seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand yang suaranya dapat diarahkan untuk kemenangan Jokowi. Beberapa pimpinan NU di negara-negara itu bahkan meminta digelar deklarasi serupa.