Antisipasi Teror, Polres Sukoharjo Minta Siskamling Diintensifkan

Foto ilustrasi: siskamling (Youtube)
12 Februari 2019 22:00 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO-- Polres Sukoharjo meminta warga mengintensifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) guna mengantisipasi aksi teror pembakaran kendaraan di Semarang dan sekitarnya agar ini tidak merembet ke Sukoharjo.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan sampai saat ini aksi teror pembakaran kendaraan tak terjadi di wilayah hukumnya. Namun demikian, pihaknya meminta agar masyarakat tetap waspadai aksi tersebut tidak merembet ke Sukoharjo.
"Melihat kasus pembakaran di Semarang dan sekitar itu sasarannya di perumahan di pinggir jalan dan kondisinya sepi. Jadi pelaku melakukan dengan leluasa karena sepi," katanya, Senin (11/2).

Dengan kondisi tersebut, Kapolres berharap masyarakat meningkatkan keamanan di lingkungannya masing-masing. Sistem keamanan ditingkatan terutama di lingkungan yang kondisinya sepi. Warga diminta mewaspadai setiap ancaman tindakan kriminalitas, salah satunya melalui kegiatan siskamling. Tujuannya, agar para pelaku kejahatan tidak mendapatkan ruang untuk melakukan aksinya.

"Hidupkan kembali ronda kampung atau siskamling untuk mengantisipasi segala hal yang tidak diinginkan. Masyarakat harus juga waspada terhadap apa yang ada di sekitarnya. Kalau ada kejadian langsung hubungi aparat terdekat," kata Kapolres.

Kapolres mengatakan polisi juga terus meningkatkan patroli di jam-jam rawan terjadinya aksi kejahatan. Patroli petugas nanti tidak hanya terfokus pada tempat-tempat yang ramai, namun akan menyasar pada lokasi-lokasi di kawasan pinggiran. "Seluruh Polsek sudah diperintahkan untuk meningkatkan patroli di wilayahnya," katanya.