Arya Surendra Pimpin Rektor Unsa, Ini Visi Misinya

Rektor lama Universitas Surakarta (Unsa), Setiono (kanan) memberikan surat pelatikan kepada rektor baru Arya Surendra (kiri) di Rumah makan Adem Ayem, Solo, Selasa (12/2/2019). Arya Surendra dilantik menjadi rektor baru UNsa dengan masa bakti 2019-2023. (Tamara Geraldine/JIBI - Solopos.com)
13 Februari 2019 09:01 WIB Tamara Geraldine Solo Share :

Solopos.com, SOLO—Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Surakarta, Astrid Widayani, melantik Arya Surendra menjadi Rektor Universitas Surakarta (Unsa) untuk masa bakti 2019-2023. Arya Surendra menggantikan rektor sebelumnya, Setiono, yang masa jabatannya sudah berakhir.

Astrid Widayani mengatakan rektor baru harus memiliki kompetensi kepemimpinan atau leadership serta memahami fungsi yang harus dilaksanakan. “Tahun 2019 ini merupakan pijakan dalam membangun institusi yang lebih baik. Kami juga harus berlari mengejar ketertinggalan yang selama ini belum sempat diraih,” ujarnya saat ditemui solopos.com, di Rumah Makan Adem Ayem, Solo, Selasa (12/2/2019).

Ia juga berharap rektor baru dapat meningkatkan mutu dan kualitas lulusan pada era Revolusi Industri 4.0. “Dengan adanya pelantikan ini saya berharap semakin meningkatkan reputasi akademik, mempercepat transformasi organisasi, dan meningkatkan kepedulian sosial. Ketiga pilar ini diimplementasikan kepada segenap dosen, karyawan, dan tentunya mahasiswa Unsa,” kata dia.

Arya akan menerapkan prinsip universal, good governance, terbuka, dan kredibel. “Unsa memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Dengan proses pembelajaran yang baik, Unsa turut memberikan kontribusi outcome lulusan yang berkualitas,” ujar dia.

Unsa berfokus pada pembentukan karakter mahasiswa dalam rangka mempersiapkan talenta-talenta muda yang siap berkembang, termasuk kompetisi global dan multikulturalisme. “Unsa berkomitmen menjadi universitas yang memiliki keunggulan akademik dan profesional, berkarakteristik bangsa Indonesia, selalu melakukan interaksi antara iman, ilmu, dan kebudayaan Indonesia, serta berwawasan kewirausahaan sosial,” ujar dia.