Libatkan 250 Seniman, Opera Kolosal HUT Kota Solo Dipindah ke Balai Kota

Ilustrasi tarian kolosal. (Solopos - Dok)
14 Februari 2019 08:30 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Agenda tahunan pementasan opera kolosal Adeging Kutha Sala yang biasanya digelar di ruas Jl. Jenderal Sudirman dipindah ke pelataran Balai Kota Solo, Minggu (17/2/2019) malam.

Pentas spektakuler itu menjanjikan sajian berbeda lantaran digelar malam hari. Sutradara Adeging Kutha Sala, Agung Kusuma W., mengatakan tahun ini opera tersebut bertajuk "Opera Kolosal Boyong Kedhaton, Sala Gumregah" yang didukung 250 seniman.

Opera masih menitikberatkan sejarah perpindahan Keraton Kartasura ke Surakarta pada masa Paku Buwono II. “Perbedaan opera tahun ini dibanding tahun lalu adalah konsep artistik yang menonjolkan bentuk arsitektur dan kemegahan Pendapa Balai Kota yang kini dibuat terbuka untuk masyarakat. Kami memadukannya dengan set gunungan lanang dan wedok,” kata dia kepada wartawan di Balai Kota, Rabu (13/2/2019).

Selain itu, sambung Agung, akan ada persembahan lima kelompok gamelan dari lima kecamatan di Kota Solo yang didukung pencahayaan futuristik. Asisten Administrasi Umum Setda Solo, Eny Tyasni Suzana, mengatakan pentas kolosal tersebut menjadi pemuncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-274 Kota Solo.

Rangkaian acara lain yang digelar, meliputi ziarah ke makam pendiri Kota Solo pada Kamis (14/2/2019), malam pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Pendapi Gedhe Balai Kota dan atraksi seni di Taman Jaya Wijaya pada Sabtu (16/2/2019) malam, serta upacara HUT yang diikuti pesta semarak jenang pada Minggu (17/2/2019) pagi.

“Setelah pembagian jenang, kami akan berkunjung ke Rumah Budaya milik Nina Akbar Tanjung di Kratonan yang menyimpan koleksi galeri sejarah Kota Solo,” ucap Eny.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Solo, Hasta Gunawan, mengatakan Pemkot juga bakal mendatangkan 70 buyer dari berbagai kota dalam event Travel Mart yang digelar Minggu-Selasa (17-19/2/2019).

“Mereka kami ajak melihat Solo berikut budayanya. Harapan kami, mereka mau mempromosikan Solo dan menjual paket wisata Solo dan sekitarnya,” kata Hasta, Rabu.