Perbaiki Jl Garuda Mas, Pemkab Sukoharjo Koordinasi dengan Pemkot Solo

Pengendara sepeda motor berusaha menghindari lubang jalan di Jl. Merpati, belum lama ini. Jalan ini merupakan kewenangan tiga daerah. (Solopos/Iskandar)
14 Februari 2019 06:30 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO –Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo telah berkoordinasi dengan DPUPR Kota Solo ihwal perbaikan Jalan Garuda Mas (sebelumnya tertulis Jl. Merpati) yang terletak di wilayah perbatasan tiga daerah yaitu Solo, Karanganyar, dan Sukoharjo. Perbaikan ruas jalan berdasarkan skala prioritas lantaran keterbatasan anggaran daerah.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo, Sarjito, mengatakan telah berkomunikasi dengan DPUPR Kota Solo terkait perbaikan ruas Jalan Garuda Mas. Ruas jalan yang menghubungkan wilayah Sukoharjo-Karanganyar-Kota Solo ini berstatus jalan kota. “[Jalan Merpati] bukan jalan kabupaten milik Pemkab Sukoharjo melainkan Pemkot Solo. Kami tak bisa melangkah lebih jauh termasuk memperbaiki ruas jalan itu,” kata dia, saat berbincang dengan Solopos, Rabu (13/2/2019).

Sarjito mengaku kondisi jalan itu rusak parah. Jalan sepanjang kurang lebih 800 meter itu penuh lubang jalan yang digenangi air. Saat terjadi hujan lebat, para pengendara sepeda motor kerap terperosok ke lubang jalan yang tertutup genangan air.  Namun, Sarjito belum dapat memastikan apakah ruas Jalan Merpati bisa segera diperbaiki pada 2019.

“Perbaikan jalan merupakan wewenang Pemkot Solo. Jalan kabupaten milik Pemkab Sukoharjo hanya sampai sisi utara Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam,” ujar dia.

Anggaran perbaikan jalan rusak pada 2019 lebih dari Rp100 miliar yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) dan APBD Sukoharjo. Anggaran itu untuk membiayai perbaikan lebih dari 30 ruas jalan di Kabupaten Jamu.

Ruas jalan yang diperbaiki telah diplot pada pembahasan APBD Sukoharjo pada akhir 2018. “Jika jalan itu statusnya milik Pemkab, kami bisa mengusulkan perbaikan dengan anggaran APBD Sukoharjo. Padahal, status jalan milik Pemkot Solo,” papar dia.