Sosok 3 Camat Baru di Wilayah Pemekaran Boyolali

Kondisi Kantor Desa Garangan yang sengaja dikosongkan karena akan digunakan sebagai Kantor Kecamatan Wonosamodro. Foto diambil pekan lalu. (Solopos - Nadia Lutfiana Mawarni)
14 Februari 2019 06:00 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI–Program pemekaran tiga kecamatan di Boyolali terus bergulir. Pemkab setempat mengisi posisi camat untuk memimpin wilayah baru hasil pemekaran.

Melalui pelantikan yang digelar di Kantor Bupati Boyolali, Senin (11/2/2019), Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat melantik Wurlaksono sebagai Camat Tamansari (pemekaran Kecamatan Musuk), Waluyo Jati sebagai Camat Gladagsari (pemekaran Kecamatan Ampel), dan Joko Suseno sebagai Camat Wonosamodro (pemekaran Kecamatan Wonosegoro).

Seusai pelantikan, Wabup berpesan kepada para camat baru agar segera melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait. “Karena pemekaran kecamatan ini ditujukan untuk pemerataan dan pemberian pelayanan kepada masyarakat yang semakin dekat dan mudah,” ujar Said.

Joko Suseno akan langsung melakukan pengenalan wilayah. “Saya akan orientasi dan pengenalan wilayah secepatnya dalam pekan ini. Kemudian berkoordinasi dengan kecamatan induk yaitu Kecamatan Wonosegoro dan Kecamatan Kemusu,” ujarnya.

KK dan KTP

Sementara itu, dalam pelantikan tiga camat di wilayah baru itu Pemkab juga merotasi posisi jabatan camat Juwangi yang sebelumnya dijabat Agus Supriyadi kini dijabat Tusih Priyanta. Selain itu, dilantik pula 37 pejabat administrator (setara eselon III) dan 69 pejabat pengawas (setara eselon IV).

Sebelumnya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Boyolali juga mulai ancang-ancang mengubah alamat pada kartu keluarga (KK) dan KTP penduduk di 61 desa di enam kecamatan hasil pemekaran.