Warga Danukusuman Solo Ditemukan Meninggal Penuh Luka Sayatan

ilustrasi bunuh diri. (Solopos/Dok)
15 Februari 2019 15:15 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Ferry Istiadi, 59, ditemukan meninggal dunia dengan tubuh berlumuran darah di kamar rumahnya, Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan Solo, Jumat (15/2/2019) dini hari.

Tubuh Ferry dipenuhi luka sayatan diduga karena bunuh diri. Kapolsek Serengan, Kompol Giyono, mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, kepada Solopos.com, mengatakan jasad Ferry ditemukan sekitar pukul 02.00 WIB.

Orang pertama yang menemukan jasad Ferry adalah ibu kandungnya, Yohana. “Luka yang dialami korban sobek di leher sebelah kiri, pembuluh darah di lengan kiri dan kanan. Kemudian, ditemukan pula pada pergelangan tangan kanan,” ujar Kompol Giyono.

Ia menambahkan dari olah tempat kejadian perkara ditemukan satu mata pisau cukur yang tergeletak di lantai dan di atas ranjang terdapat bekas darah.

Ia menduga Ferry bunuh diri, namun motif Ferry melakukan perbuatan itu tengah dalam penyelidikan polisi. Saat itu rumah dalam posisi terkunci sejak pukul 20.00 WIB.

Ibunda Ferry saat ini belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut karena masih terpukul. Kejadian ini dalam penanganan Tim Forensik Polresta Surakarta.