Pencuri di Sragen Ini Datang Bawa Shogun, Kabur Bawa Honda Beat

Sebuah motor Honda Beat milik korban dalam kondisi tidak utuh saat disita tim Unit Reskrim Polsek Gemolong, Sragen, Jumat (15/2 - 2019). (Istimewa)
15 Februari 2019 20:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Gemolong, Sragen, membekuk Romi Nugroho, 23, warga Gedongan, Plupuh, Sragen, karena kasus pencurian sepeda motor.

Aksi yang dilakukan Romi tergolong unik. Dia datang ke rumah korban, Marimin, 53, petani asal Dukuh Sentanan RT 012/RW 003, Kelurahan Kalangan, Gemolong, Sragen, membawa Suzuki Shogun kemudian kabur membawa Honda Beat milik Marimin.

Menurut informasi yang diperoleh Solopos.com dari Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra, Jumat (15/2/2019), peristiwa pencurian itu terjadi pada Senin (11/2/2019) namun baru dilaporkan ke Polsek Gemolong pada Kamis (14/2/2019).

“Peristiwa itu terjadi pada [Senin] pukul 10.00 WIB. Tersangka datang sendirian ke rumah korban dengan mengendarai motor Suzuki Shogun berpelat nomor AD 5807 DP. Saat itu pelaku bertanya kepada salah satu penghuni rumah, Dian, tentang keberadaan adiknya dengan alasan adiknya Dian itu mau diajak ke bengkel," jelas Kapolsek mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, saat dihubungi Solopos.com melalui telepon.

Ternyata orang yang dicari pelaku Romi tidak ada. Tanpa mengatakan apa-apa, tiba-tiba Romi langsung mengambil motor milik Marimin, yakni motor Honda Beat berpelat nomor AD 5601 AWE dan langsung kabur.

Sedangkan sepeda motor Suzuki Shogun yang sebelumnya dibawa Romi ditinggal di rumah Marimin. Dari hasil penyelidikan, kata dia, motor itu ternyata juga bukan milik Romi tetapi orang lain.

Atas kejadian tersebut, Marimin mengalami kerugian Rp11 juta. “Setelah mendapat laporan, kami langsung bergerak menyelidiki pelaku. Dengan petunjuk yang ada akhirnya kami berhasil membekuk pelaku di wilayah Kartasura pada Jumat. Motor Beat yang diambil sudah dipereteli,” ujarnya.