Wisata Kedung Cinta Tawarkan Pemandangan Apik WKO Boyolali

Pengunjung berjalan di Kedung Cinta kawasan Wanawisata Waduk Kedung Ombo (WKO) di Desa Wonoharjo, Kemusu, Boyolali, Rabu (13/2 - 2019). (Solopos/Nadia Lutfiana Mawarni)
16 Februari 2019 09:30 WIB Nadia Lutfiana Mawarni Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Kawasan Wanawisata Waduk Kedung Ombo (WKO) Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Boyolali, sejak Januari lalu dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Wana Mandiri. Keberadaan objek wisata itu oleh Pemerintah Desa Wonoharjo dimanfaatkan sebagai peluang pemberdayaan ekonomi.

Sebelumnya kawasan wisata yang di dalamnya terdapat spot Kedung Cinta itu dikelola secara penuh oleh Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa, Juwangi. BUM Desa Wana Mandiri akan mengelola kawasan itu selama dua tahun ke depan.

Salah satu pengelola wanawisata, Pujiyanto, menuturkan pascadikelola desa pihaknya akan membuat sejumlah inovasi pariwisata di Wanawisata WKO Boyolali. “Di antaranya ada hiburan rutin tiap akhir pekan seperti kelompok reog,” tutur dia, Rabu (13/2/2019).

Pujiyanto menjelaskan untuk masuk ke wanawisata pengunjung cukup membayar Rp5.000 per orang, ditambah dengan biaya kendaraan sebesar Rp1.000 untuk motor, Rp2.000 untuk mobil, dan Rp5.000 untuk bus atau truk.

Sementara di akhir pekan biaya masuk per orang meningkat menjadi Rp7.500 per orang. Objek wisata itu dibuka pukul 07.00 WIB-17.00 WIB. 

Pada Rabu lalu, dua pengunjung Anton dan Dewi memarkir kendaraan bermotor mereka di kawasan Wanawisata WKO. Pasangan yang berasal dari Kabupaten Kudus itu menuju Kedung Cinta. Lewat sebuah bangunan berbentuk tanda hati, keduanya menikmati pemandangan hamparan waduk.

Eksis sejak tiga tahun terakhir, Kedung Cinta WKO Boyolali menjadi salah satu spot favorit berswafoto. Latar berupa air waduk dengan dengan gambar hati berwarna merah berukuran sekitar tujuh meter cukup menggugah siapa saja untuk tidak ragu mengeluarkan kamera ponsel.

“Sudah pernah beberapa kali mendengar, tapi belum pernah ke sini,” ujar Anton saat berbincang dengan solopos.com di kawasan Wanawisata.

Menurutnya, wanawisata menjadi wisata alternatif bagi warga yang bepergian ke wilayah Kemusu. Menurutnya tempat tersebut menyajikan paket wisata cukup komplet dan sesuai dengan selera anak-anak muda.

Di wanawisata ini, imbuh Anton, selain berswafoto pengunjung bisa sekaligus menikmati sajian kuliner atau duduk-duduk santai di hamparan rumput.