Warganet Penasaran Tugu Keris Tilamsari Tirtonadi Kok Gemuk

Tugu Keris Tilamsari Tirtonadi (Instagram/soloevent)
17 Februari 2019 08:00 WIB Chelin Indra Sushmita Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Keris Tilamsari yang tinggi menjulang berdiri kokoh di tengah jembatan Tirtonadi, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. Tugu keris berlapis tembaga setinggi 25 meter ini menjadi salah satu ikon baru di Kota Solo, Jawa Tengah.

Keris raksasa setinggi 25 meter itu berdiri kokoh menghiasi Jembatan Tirtonadi. Keberadaan Tugu Keris itu memberikan pemandangan yang berbeda di kawasan Tirtonadi. Kawasan tersebut kini terlihat lebih indah karena penataan yang rapi.

Tugu Keris itu disangga beberapa tali berwarna merah terang. Keris tersebut dilapisi tembaga yang memberikan kesan mengilap. Namun, ada sejumlah netizen yang menilai bentuk keris tersebut aneh. Betapa tidak, bodi keris raksasa itu menggembung. Tidak seperti keris pada umumnya yang tipis dan pipih.

Komentar tentang bentuk Tugu Keris Tilamsari itu disampaikan warganet di kolom komentar foto unggahan akun Instagram @soloevent, Rabu (13/2/2019). Foto tersebut memperlihatkan kawasan Jembatan Tirtonadi yang sepi. Foto tersebut memperlihatkan keindahan Tugu Keris yang menjulang.

"Iya bagus. Tapi, lain kali konsultasi sama ahli keris. Wujudnya enggak jelek, tapi agak aneh. Kurang ngeris," saran @wdhyna_23.

"Keris kok gemuk, enggak paham aku tuh," imbuh @febrianaprimantika.

"Kerisnya dilihat dari selatan terlalu gemuk. Malah seperti alat vital pria," imbuh @dan_bramtyo.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, bangunan ikonis tersebut berada di kawasan Tirtonadi. Jembatan Tirtonadi dengan sentuhan ikon tugu keris merupakan bagian dari penghormatan dan penghargaan kepada nenek moyang yang mewariskan budaya bangsa berupa keris.

Seperti diketahui, keris diakui UNESCO sebagai warisan budaya bangsa Indonesia. Guna melestarikan warisan budaya bangsa ini, di Kota Solo dibangun Museum Keris Nusantara yang bertujuan menguatkan keberadaan Solo sebagai kota budaya. Operasional Museum Keris menjadi sarana edukasi bagi pengunjung tentang keris, serta keberagaman tosan aji yang ada di Indonesia.