Sosialiasi Pemilu, Kemenkominfo dan KPU Solo Sasar Pengunjung CFD

Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo memberikan sosialisasi pelaksanaan Pemilu 2019 kepada warga saat car free day (CFD) di Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (17/2 - 2019). (Solopos/Nicolous Irawan)
18 Februari 2019 03:30 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO-Jajaran Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo menggelar sosialisasi Pemilu 2019 di acara Car Free Day (CFD) Solo, Minggu (17/2/2019).

Kegiatan tersebut bertujuan mengajak masyarakat Solo untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi lima tahunan di negeri ini. Sosialisasi dipimpin Sekretaris Jenderal Kemenkominfo, Rosarita Niken Widiastuti.

Dalam kesempatan itu dia menyatakan masyarakat harus menyambut agenda pemilu dengan riang gembira, saling menghormati, rukun, sehingga akan tercipta pesta demokrasi yang damai dan berkualitas.

“Kita harus membangun kebersamaan dan persatuan karena pemilu adalah pesta demokrasi rakyat. Harus disambut dengan kegembiraan, keceriaan, rukun, tentram, sehingga pemilu dama terwuju,” tutur dia.

Niken pun menyempatkan iri berdialog dengan masyarakat Kota Bengawan yang berkunjung di CFD Jl. Slamet Riyadi. Dalam kesempatan itu dia mengingatkan masyarakat agar tidak lupa mencoblos. Jangan sampai masyarakat tidak ambil bagian dalam momentum penentuan siapa saja pemimpin negeri ini. Pemilu tahun ini cukup bersejarah karena ada lima jenis surat suara yang harus dicoblos masyarakat.

Lima jenis surat suara itu mulai dari surat suara Pemilu Presiden dan Wapres, surat suara Pemilu Legislatif DPR, surat suara Pemilu DPRD provinsi, surat suara Pemilu DPRD kota, dan surat suara Pemilu DPD.

Salah satu perhatian Niken adanya beberapa pengunjung CFD Solo yang tidak tahu apakah nama mereka sudah masuk DPT atau belum. Kondisi itu menurut dia perlu menjadi perhatian KPU dan Bawaslu Solo. Kemenkominfo bersama KPU dan Bawaslu Solo mendirikan posko pelayanan selama CFD berlangsung. Di posko tersebut pengunjung CFD bisa mengecek apakah sudah masuk DPT atau belum.

Bagi yang berasal dari luar Solo tapi berdomisili di Solo dapat mengurus formulir A5 di posko atau stand tersebut. Formulir A5 dibutuhkan warga asal luar Solo bila akan menyalurkan suara di TPS di Solo. Layanan pengecekan apakah sudah masuk DPT mendapat perhatian tinggi pengunjung CFD. “Banyak anak-anak muda dari luar Solo, mereka tidak tahu ada Formulir A5 sebagai syarat memilih,” urai dia.

Yang tak kalah penting menurut Niken agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi palsu atau hoax. Apalagi bila sampai menyebarkan informasi tidak benar yang dapat membahayakan.