Solopos Hari Ini: Saling Serang, Debat Pilpres 2019 Dinamis

Harian Umum Solopos edisi Senin (18/2 - 2019).
18 Februari 2019 11:30 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Dua calon presiden (capres), Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto, saling menyerang mengenai pangan hingga infrastruktur saat debat capres di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019) malam. Debat dengan tema infrastruktur, pangan, energi, lingkungan hidup, dan sumber daya alam (SDA) itu berlangsung dinamis dan menarik.

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto gencar mempertanyakan mengenai berbagai kebijakan capres nomor urut 01 Jokowi mulai dari pangan, infrastruktur, dan energi. Namun, Prabowo juga beberapa kali mengapresiasi kinerja capres petahana itu.

Kabar mengenai debat capres 2019 itu menjadi headline pada Harian Umum Solopos edisi hari ini. Kabar tersebut bisa disimak secara lengkap di E-Paper Solopos.

Selain itu, ada kabar mengenai gelaran Semarak Jenang Sala 2019 di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini. Gelaran tersebut mampu menyedot perhatian publik.

28.400 Takir Jenang Tandas dalam Tiga Jam

Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalur pedestrian di Jl. Slamet Riyadi ruas Stadion Sriwedari hingga depan Kantor Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Solo, Minggu (17/2/2019) pagi. Mereka mengantre aneka jenang yang tersaji dalam Semarak Jenang Sala 2019.

Festival yang digelar tahunan itu diikuti 274 stan dari pasar, BUMN, sekolah, instansi, dan masyarakat. Setiap stan menyediakan 100 takir ditambah 1.000 takir lagi dari panitia.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada berita tentang penindakan balapan liar di Sragen. Ada pula kabar pameran karya siswa SD di Klaten.

Aksi Balap Liar Mulai Ditindak

Sebanyak 12 sepeda motor disita personel Satuan Sabhara Polres Sragen dalam operasi penindakan balapan liar di tiga lokasi yang berbeda pada Minggu (17/2/2019) dini hari. Dari belasan kendaraan tersebut, ada dua sepeda motor yang tanpa pelat nomor dan satu pengendara terindikasi mengonsumsi minuman beralkohol atau minuman keras (miras).

Sepeda motor tersebut diparkir di halaman Markas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen. Tim Satlantas masih mengidentifikasi semua kendaraan itu untuk mengetahui pemiliknya dan mengidentifikasi bila ada indikasi tindak pidana.

Baca secara lengkapn di: E-Paper Solopos.

Dari Pupuk Organik Hingga Model Gunung Berapi

Kansa, 11, secara terperinci menjelaskan hasil proyek yang ia buat bersama teman sekelasnya di halaman SD Lazuardi Al Falah Klaten, Kelurahan Gayamprit, Kecamatan Klaten Selatan, Minggu (17/2/2019). Siang itu, Kansa didampingi Al Akbar dan Resta serta sejumlah siswa Kelas V SD Lazuardi Al Falah menampilkan hasil karya pembuatan pupuk organik berbahan kulit pisang.

Para siswa kelas 5 itu membuat pupuk organik sendiri dari hasil outing class ke Pasar Gayamprit. "Saat itu kami melihat banyak sampah kulit pisang. Akhirnya muncul ide membuat pupuk organik," kata Kansa kepada Espos.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.