Warga Joyotakan Solo Meregang Nyawa Saat Perbaiki Genting

Ilustrasi mayat. (Solopos/Whisnu Paksa)
18 Februari 2019 19:40 WIB Ratih Kartika/Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Seorang Warga RT 004/RW 002, Joyotakan, Serengan, Solo, Tjoa Hong Liang, ditemukan meninggal dunia saat memperbaiki genting rumahnya, Senin (18/2/2019).

Seorang tetangganya, Didik Saryono, mengaku tidak tahu kronologi kejadian tersebut. Dia hanya dipanggil salah satu anggota keluarga Hong Liang untuk melihat kondisi Hong Liang yang tengah memperbaiki genting.

"Pas saya dipanggil, korban sudah di atas genting itu. Katanya tengah memperbaiki genting," jelas Didik, Senin (18/2/2019).

Menurut Didik, Hong Liang pingsan di atas genting dalam kondisi tengkurap. Kemudian ada beberapa orang yang datang dan membaringkan Hong Liang.

"Pas saya naik korban sudah dalam kondisi tengkurap. Pas disentuh nadinya masih hangat. Tapi wajahnya sudah membiru," jelas Didik.

Pengecekan menyeluruh Hong Liang ternyata sudah tidak bernyawa. Posisi Hong Liang berada di atas genting dekat saluran pembuangan air hujan [talang].

Lurah Joyotakan, Purbo Winoto, mengatakan Hong Liang sudah ada tanda-tanda sakit sebelum memperbaiki genting rumah. Kanit Reskrim Polsek Serengan, Ipda Budi Santoso, mengatakan Hong Liang meninggal bukan karena tersetrum aliran listrik melainkan karena penyakit jantung yang dideritanya.