Anggota DPRD Sukoharjo dari PDIP Dilarang Dolan Ke Luar Kota, Kenapa?

Gedung DPRD Sukoharjo di wilayah Mandan, Sukoharjo, telah rampung dan siap ditempati, Kamis (3/1/2019). (Solopos - Indah Septiyaning W.)
18 Februari 2019 07:00 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sukoharjo melarang anggota DPRD dari partai berlambang banteng moncong putih ini bepergian ke luar kota sampai Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 rampung.

Para wakil rakyat ini diminta fokus menghadapi Pemilu pada April mendatang. Instruksi larangan tersebut disampaikan Ketua DPC PDIP Sukoharjo Wardoyo Wijaya.

"Saya minta seluruh anggota Dewan [DPRD] dari PDIP fokus ke persiapan Pemilu. Kita perintahkan tidak boleh ke luar kota dulu," katanya, Jumat (15/2/2019).

DPC PDIP menargetkan perolehan suara untuk pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'aruf Amin minimal 70 persen dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Target perolehan suara untuk petahana Jokowi-Ma'ruf Amin cukup realistis melihat hasil pelaksanaan pemilihan kepala desa di Kabupaten Makmur yang digelar serentak pada 11 Desember lalu.

"Hasil Pilkades kemarin kita lihat hampir seluruh calon yang menang dari PDIP. Dari itu bisa dipetakan ulang bahwa kantong-kantong suara PDIP bertambah," katanya.

Dengan begitu dia optimistis target perolehan suara minimal 70 persen untuk pasangan Jokowi-Ma'aruf Amin bisa terlampaui. Tak hanya target perolehan suara Pilpres, PDIP juga menargetkan minimal 24 caleg lolos ke DPRD Sukoharjo pada Pemilu Legislatif.

Saat ini wakil rakyat dari PDIP yang duduk di DPRD Sukoharjo terdapat 22 orang. "Minimal jumlah wakil rakyat dari PDIP nanti tambah dua kursi. Ini minimal, bisa lebih karena Pilkades kemarin," katanya.

Sekretaris DPC PDIP sekaligus Ketua Komisi IV DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi mengatakan partainya semakin merapatkan barisan untuk memperkuat jaringan arus bawah. Seluruh anggota DPRD dari PDIP juga siap menjalankan instruksi partai untuk tak berpergian ke luar kota dan lebih fokus menghadapi Pemilu 2019.