Truk Pengangkut Material Pasir Pra-TMMD Terguling di Nguter Sukoharjo

Truk pengangkut material pasir pra-TMMD 2019 terguling ke areal persawahan Dukuh Celep, Desa Celep, Nguter, Sukoharjo, Senin (18/2/2019). (Solopos - Indah Septiyaning W.)
18 Februari 2019 13:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Truk pengangkut material pasir untuk kebutuhan proyek pra-TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-104 Kodim 0726/Sukoharjo 2019 terguling di areal persawahan di Desa Celep, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Senin (18/2/2019).

Truk tersebut terguling akibat kondisi jalan yang berupa tanah licin setelah diguyur hujan deras pada Minggu (17/2/2019). Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, truk yang dikemudikan Sarto, 47, warga Lalung, Karanganyar, itu tiba-tiba oleng saat melewati jalan berupa tanah di wilayah Dukuh Celep, Desa Celep, pukul 10.00 WIB.

Tanah tersebut licin setelah diguyur hujan deras sehari sebelumnya. Sopir tak mampu mengendalikan kemudi dan truk oleng ke arah kanan. Truk tersebut kemudian masuk ke saluran air dan akhirnya terguling ke sawah.

Material pasir yang dibawa pun tumpah memenuhi areal persawahan warga setempat. “Jalannya sangat licin sekali. Awalnya tidak ada kendala, tapi tiba-tiba kemudi banting setir sendiri ke arah kanan,” kata Sarto.

Saat ini muatan pasir tumpah di sawah, beberapa warga di lokasi ikut menurunkan material pasir. Danramil 02/Nguter Kapten Arh Bahrun mengatakan truk pengangkut material pasir tersebut akan digunakan untuk pengerasan jalan proyek pra-TMMD Reguler ke-104 Kodim 0726/Sukoharjo.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 26 Februari-27 Maret nanti. “Tadi sebenarnya sudah kami larang masuk dulu. Tapi sopirnya tetap memaksa, jadi jalan yang kondisinya belum keras licin dan amblas tak kuat menahan beban truk,” katanya.

Hal ini mengakibatkan truk terguling ke areal persawahan milik warga setempat. Proses evakuasi telah dilakukan dengan mengerahkan alat berat untuk mengangkut truk tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dia mengatakan hanya pelindung samping mobil truk yang kondisinya peyok.