Belum Genap Lima Tahun, Ruas Jalan di Boyolali Ini Sudah Rusak

Mobil melintas di jalan Nogosari-Kalioso di Desa Ketitang, Kecamatan Nogosari, Rabu (13/2/2019). Ruas jalan tersebut terpantau pecah hingga terlihat besinya. (Solopos - Nadia Lutfiana Mawarni)
18 Februari 2019 04:00 WIB Nadia Lutfiana Mawarni Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI—Ruas jalan Nogosari-Kalioso di Desa Ketitang, Kecamatan Nogosari, Boyolali terpantau pecah hingga terlihat besinya. Padahal jalan tersebut baru dibangun sekitar empat tahun lalu.

Jalan tersebut membentang sepanjang kira-kira 2 km dari wilayah Desa Jeron ke arah timur di Desa Ketitang hingga perbatasan Kalioso, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Sejumlah ruas jalan tampak berlubang dengan aspal yang pecah. Hal tersebut membuat besi-besi jalan di bagian bawah terlihat. Kondisi ini terlihat di semua ruas baik arah timur maupun arah barat.

Kondisi ini cukup riskan bagi pengguna jalan. Pasalnya pengendara sepeda motor cenderung mencari jalan yang lebih halus sehingga kerap dijumpai pengguna sepeda motor yang berjalan tidak sesuai lajur. Jika di sisi timur terpantau lubang pengendara akan mencari lajur barat meskipun melanggar markah jalan.

Di lain sisi, kendaraan roda empat terpantau melambatkan laju secara mendadak jika mendekati lubang. Hal ini menyebabkan arus lalu lintas tersendat mengingat lebar jalan hanya sekitar enam meter dengan masing-masing arah hanya memiliki satu lajur kendaraan.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Rabu (13/2/2019), sejumlah warga menyebut jalan tersebut baru saja dibangun sekitar empat tahun lalu. "Sekitar empat tahun belum sampai tahun ke lima," ujar salah satu warga, Uswatun.

Seorang pengendara motor, Suwarno, 45, juga membenarkan bahwa jalan relatif baru. "Belum ada lima tahun," katanya.

Rp1,5 Miliar

Kepala Desa Ketitang, Suparmin, menyebutkan ruas jalan tersebut mulai rusak sejak tahun lalu. Keluhan masyarakat terkait infrastruktur yang menghubungkan Nogosari dan Kalioso itu sudah berulang kali diterimanya. "Hanya saja itu merupakan jalan PU sehingga kami tidak berhak memperbaiki," kata dia.

Meski demikian Suparmin membenarkan jika kerusakan jalan itu menjadi salah satu pokok bahasan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat Kecamatan Nogosari. "Tadi sempat dibahas, kabarnya PU sudah menyiapkan anggaran tapi saya tidak tahu pasti jumlahnya," imbuh dia.

Hal ini dibenarkan Camat Nogosari, Hanung Mahendra. Dia mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) telah menyiapkan anggaran Rp1,5 miliar untuk perbaikan ruas jalan Nogosari-Kalioso. Jalan tersebut dipastikan akan diperbaiki tahun ini.