Pelaku Vandalisme di Solo akan Disidang Setelah Pemilu

Salah satu coretan vandalisme di tiang pagar taman objek wisata air Bendung Karet Tirtonadi Solo, Jumat (7/12 - 2018). (Solopos/Nicolous Irawan)
19 Februari 2019 04:33 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Solo Share :

Solopos.com, SOLO—Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengaku sudah mengantongi nama-nama pelaku aksi vandalisme yang menyasar sejumlah bangunan di Kota Bengawan.

Sejak akhir tahun lalu, aktivitas tidak bertanggungjawab itu dianggap cukup meresahkan. Mereka menyasar Taman Monumen Banjarsari (Monjari), tembok jalan layang Manahan, hingga bangunan cagar budaya (BCB) Tugu Kebangkitan. “Aksi itu jauh dari sikap positif sebagai warga negara. Jangankan bangunan milik pemerintah, aset warga saja juga kena,” kata dia, kepada wartawan, Senin (18/2/2019).

Rudy menyebut data para pelaku sudah di tangan, sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tak segan memrosesnya secara hukum. Ia menyebut penangkapan bisa dilakukan secepatnya, namun Pemkot tak ingin gegabah. Hal itu dilakukan mengingat situasi politik yang sangat sensitif. Pria 59 tahun itu khawatir penangkapan pelaku vandalisme bisa ditunggangi kepentingan lain.

“Kami akan melakukan operasi setelah pemilu. Jadi saya ingatkan lagi, jangan sekali-kali mencorat-coret fasilitas umum. Ada patroli rutin dari Satpol PP dan pantauan CCTV [closed circuit television]” kata dia, sembari berharap pelaku vandalisme sadar bahwa aksi itu sangat merugikan.

Lebih jauh, sambung Rudy, vandalisme juga terindikasi sebagai embrio kegiatan radikal yang dapat merusak lingkungan. Jika dibiarkan, aksi serupa akan meluas dan dilakukan oleh lebih banyak orang maupun kelompok.

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Ari Wibowo, menyebut ada dua pelaku yang terekam CCTV saat menyemprotkan cat pada rambu berbelok ke kiri dari arah Jl. Dr. Moewardi pada kawasan overpass Manahan.

Guna mengantisipasi hal itu, kawasan jalan layang bakal dilengkapi CCTV di beberapa sudut dan pengeras suara. Sehingga saat aksi berlangsung, petugas yang memantau layar CCTV bisa langsung menegur. Sebelumnya, aksi vandalisme juga menyasar pagar sekeliling Taman Monjari.

Coretan itu akhirnya ditimpa cat ulang oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Aksi juga sempat terjadi pada Tugu Kebangkitan Nasional yang berbuah aksi pembersihan oleh pendukung klub sepakbola Persis Solo.