Kebanjiran, Puskesmas Pembantu Ngemplak Boyolali Pindah ke Kantor Desa

Kondisi bangunan Puskesmas Pembantu Ngemplak di Ngesrep, Ngemplak, Boyolali, Selasa (19/2/2019) pagi. (Solopos - Nadia Lutfiana Mawarni)
19 Februari 2019 16:15 WIB Nadia Lutfiana Mawarni Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Puskesmas Pembantu (Pustu) Ngemplak di Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, akhirnya dipindahkan sementara ke kantor desa setempat setelah kebanjiran pada pekan lalu.

Seperti diketahui, Pustu Ngemplak di Ngesrep terendam banjir pada Jumat (15/2/2019) sore. Ketinggian air saat itu mencapai sekitar 50 cm. Akibatnya, pelayanan kesehatan pada Sabtu (16/2/2019) dilakukan di halaman puskesmas.

Pantauan Solopos.com, Selasa (19/2/2019) pagi di lokasi, pustu itu sepi. Tidak ada aktivitas pelayanan pengobatan. Pintu ruangan yang biasa digunakan bidan Diah Ayu Wulan Suci terkunci meski puskesmas tersebut sudah kering dari banjir.

Pada kaca bangunan tertempel secarik kertas pengumuman yang menyatakan Bidan Wulan pindah ke Balai Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak. Balai Desa tersebut terletak di Dukuh Tanjungsari yang berjarak sekitar 500 meter dari puskesmas.

Bidan juga menempelkan nomor telepon darurat yang bisa dihubungi pada kaca bangunan. Saat Solopos.com mendatangi kantor Desa Ngesrep, aktivitas pengobatan oleh bidan belum terlihat.

Bidan Wulan dan Kepala Desa Ngesrep, Joko Widodo, tidak berada di tempat saat itu. Informasi dari perangkat desa menyatakan telah mempersiapkan sebuah ruangan yang akan digunakan untuk praktik sementara bidan Wulan. Ruangan tersebut berada di sisi timur kantor desa. Bidan Wulan melayani persalinan, KB, dan KIA.

Saat dihubungi Solopos.com, Kepala Desa Ngesrep, Joko Widodo, membenarkan pelayanan kesehatan Pustu Ngemplak di Ngesrep kini dipindahkan ke kantor desa. “Iya benar,” ujar dia.

Pemindahan itu dilakukan setelah puskesmas terendam banjir. Meski demikian kades belum dapat memastikan pemindahan akan berlangsung hingga kapan.