Mobil Perangkat Desa Terjun ke Jurang di Jatipurno Wonogiri

Anggota Polsek Jatipurno memeriksa mobil Daihatsu Gran Max yang terjun ke jurang di Desa Mangunharjo, Jatipurno, Wonogiri, Selasa (19/2/2019). (Istimewa - Polsek Jatipurno)
19 Februari 2019 17:15 WIB Cahyadi Kurniawan Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Mobil Daihatsu Gran Max berpenumpang sejumlah perangkat Desa Mangunharjo, Kecamatan Jatipurno, Wonogiri, terjun ke jurang sedalam tiga meter di desa setempat, Selasa (19/2/2019) siang.

Akibat insiden itu satu orang kritis dan dirawat di rumah sakit. Informasi yang dihimpun Solopos.com, mobil Daihatsu Gran Max berpelat nomor AD 8905 QR itu tadinya terparkir di halaman Kantor Desa Mangunharjo.

Seorang perangkat desa Mangunharjo, Sutrisno, 40, berusaha mengeluarkan mobil itu ke jalan raya. Saat itu, dia bersama beberapa perangkat desa lain yakni Sekretaris Desa Mangunharjo, Harmini, 48, dan Novita Sari, 24, yang juga perangkat desa setempat hendak mengambil kendaraan dinas ke Kecamatan Jatisrono.

“Saat sopir berusaha menyalakan mesin, tiba-tiba mobil langsung meluncur ke bawah dan melintasi jalan raya Jatipurno-Girimarto. Sopir kesulitan mengendalikan laju mobil sehingga mobil meluncur ke jurang sejauh tujuh meter dengan kedalaman tiga meter,” kata Kapolsek Jatipurno, Iptu Edi Hanranta, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, kepada Solopos.com, Selasa.

Edi menjelaskan dalam kecelakaan itu tidak ada korban jiwa. Namun, Harmini mengalami luka berat dan patah tulang tangan kiri. Ia dilarikan ke Rumah Sakit Mawardi, Jatisrono.

Namun, kondisi Hamini kemudian kritis sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Karima Utama, Sukoharjo.

“Kondisi mobil hanya mengalami kerusakan kecil. Karena mobil keluar jalur, proses evakuasi dilakukan secara manual dibantu warga sekitar,” terang Edi.

Ia mengimbau pengguna jalan yang melintas di jalur wilayah Jatipurno agar meningkatkan kehati-hatian. Medan jalan banyak tikungan yang membutuhkan konsentrasi lebih agar terhindar dari kecelakaan.