Dana CSR Rp100 Juta Dipakai Warga Pandeyan Wonogiri untuk Bangun Jalan

Warga bergotong royong melakukan kerja bakti membangun jalan kampung di Dusun Sempon, Desa Pandeyan, Jatisrono, Wonogiri, Senin (18/2/2019)./ Istimewa - Firlie Hanggodo Ganinduto
20 Februari 2019 13:00 WIB Cahyadi Kurniawan Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI—Warga Dusun Sempon, Desa Pandeyan, Jatisrono, bergotong royong membangun jalan kampung yang dananya bersumber dari corporate social responsibility (CSR), Senin (18/2/2019).

Fasilitator dana CSR, Firlie Hanggodo Ganinduto, mengatakan dana CSR senilai Rp100 juta itu dihimpun dari perusahaan-perusahaan di Jakarta. Dana itu disalurkan kepada warga Dusun Sempon yang selama ini mengeluhkan jalan kampung yang sulit dilewati saat hujan karena masih berupa tanah. “Aspirasi itu saya sambungkan ke perusahaan-perusahaan untuk dimintakan CSR. Proposal kami bawa dan alhamdulillah cair. Lalu, dana dikerjakan oleh masyarakat dengan kerja bakti,” kata Firlie, saat dihubungi Espos, Senin (18/2).

Ia menjelaskan selain di Sempon, ada 18 lokasi lain di tiga kabupaten; Karanganyar, Sragen, dan Wonogiri, yang mendapatkan dana CSR. Nominalnya bervariasi antara Rp50 juta–Rp200 juta. Selain pembangunan jalan, dana CSR itu juga digunakan untuk pemugaran tempat ibadah di Karangmalang, Sragen, senilai Rp150 juta. “Yang menarik adalah dari bantuan ini warga terlihat bersatu padu, bahu membahu mengerjakan perbaikan-perbaikan. Yang mengerjakan ini kebanyakan ibu-ibu. Para suami mereka sedang ke ladang atau ke sawah. Gotong royongnya terbangun kembali,” ujar pria yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif (caleg) DPR dari Partai Golongan Karya dengan daerah pemilihan Jawa Tengah IV.

Pria yang juga bergiat di HIPMI dan KADIN ini berharap pembangunan infrastruktur di sejumlah daerah sasaran CSR bisa membantu menyejahterakan masyrakat. “Saat ini saya sedang mengupayakan lagi puluhan aspirasi lain agar mendapatkan CSR. Semoga ini bisa menjadi perhatian pemerintah, legislatif, dan lainnya soal pemenuhan kebutuhan infrastruktur warga,” harap dia.