Solopos Hari Ini: Gaji Perdes Setara PNS Diundur

Harian Umum Solopos edisi hari Kamis (21/2 - 2019).
21 Februari 2019 11:10 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO —Penyetaraan penghasilan tetap (siltap) atau gaji kepala desa (kades) dan perangkat desa (perdes) seperti PNS golongan IIA baru akan diterapkan mulai Januari 2020. Penyetaraan itu mundur dari rencana awal yaitu Maret 2019.

Kades dan perdes akan mendapatkan siltap Rp2,02 juta-Rp3,82 juta/bulan. Penundaan penyetaraan gaji perdes seperti PNS karena harus menyiapkan anggaran di APBD.

Kabar tentang penundaaan penyetaraan gaji perdes itu menjadi sorotan utama pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Kamis (21/2/2019). Berita tersebut bisa disimak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga ada kabar utama mengenai pilkades di Kabupaten Karanganyar. Ada dua calon di salah satu desa yang meraih hasil imbang pada pilkades di Kabupaten Karanganyar.

Suara Cakades Imbang, Kemenangan per Dusun Jadi Penentu

Sebanyak 145 desa di 16 kecamatan di Kabupaten Karanganyar telah menyelenggarakan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada Rabu (20/2/2019). Pantauan Espos di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS), situasi pilkades aman dan pemungutan suara hingga penghitungan berjalan lancar.

Kecuali di sejumlah wilayah, terjadi kendala. Seperti di Desa Macanan, Kebakkramat. Saat penghitungan suara, dua calon kepala desa (kades) memperoleh suara sama, yakni calon kades nomor urut 1, Edi Karyanto, dan 3, Sutrisno.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada ulasan mengenai penilaian akuntabilitas kinerja pemerintah. Pemkab Wonogiri menjadi yang teratas dalam penilaian tersebut untuk kawasan Soloraya. Ada pula kabar menarik mengenai gapura yang menjadi media edukasi.

Wonogiri Terbaik, Sukoharjo Juru Kunci

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri mendapatkan nilai tertinggi di wilayah Soloraya untuk penilaian akuntabilitas kinerja, sekaligus menduduki peringkat kelima di Jawa Tengah. Sebaliknya Pemkab Sukoharjo menduduki posisi juru kunci alias terbawah di Provinsi Jateng.

Sukoharjo mendapat nilai akuntabilitas kinerja terendah yakni 57,01 atau predikat CC. Wonogiri mendapat nilai 70,43 atau BB. Nilai itu meningkat signifikan dari pada 2017 yang saat itu tercatat 61,91 atau B.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Gapura Kampung Jadi Media Edukasi Sejarah

Ahmad Romadhon, 13, siswa MTsN 1 Boyolali di Kecamatan Andong sering melewati jalan lintas Kecamatan Andong-Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen saat pulang sekolah. Sejak perayaan HUT ke-73 proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pemandangan berbeda didapatinya pada sebuah gapura di sisi selatan jalan.

Gapura tersebut merupakan pintu masuk ke Dusun Magersari RT 021/RW 008, Desa Mojo, Kecamatan Andong, atau tepat berada di seberang Mapolsek Andong.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.