Sopir Angkot Meninggal di Terminal Pasar Ir. Soekarno Sukoharjo

Ilustrasi mayat. (Solopos/Whisnu Paksa)
21 Februari 2019 17:35 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Seorang sopir angkuta kota (angkuta) jurusan Sukoharjo-Tawangsari, Mulyo Warsito, 63, ditemukan meninggal dunia di dalam mobil angkot di Terminal Angkot Pasar Ir. Soekarno, Sukoharjo, Kamis (21/2/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat ditemukan, Mulyo tengah terbaring di jok mobil bagian depan. Informasi yang dihimpun Solopos.com, Kamis, penemuan mayat sopir angkuta itu menggegerkan para sopir dan pedagang Pasar Ir. Soekarno.

Mayat Mulyo kali pertama ditemukan sopir angkuta bernama Suhardi. Kala itu, Suhardi hendak membangunkan Mulyo yang terbaring di dalam mobil.

Saat dibangunkan, tubuh Mulyo tak bergerak. Dia lantas memanggil beberapa sopir angkot lainnya untuk membangunkan Mulyo.

“Saya ingin membangunkan Pak Mulyo karena mobil angkotnya menghalangi angkot lainnya yang hendak parkir. Pak Mulyo tidur di jok bagian depan,” kata dia saat berbincang dengan wartawan, Kamis.

Beberapa sopir angkuta langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukoharjo. Tak berapa lama, polisi dan tim medis mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi mayat Mulyo. Tim medis memeriksa kondisi tubuh Mulyo sebelum dibawa ke rumah sakit.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis tak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Mulyo. “Sopir angkot ini meninggal dunia lantaran masuk angin duduk saat di dalam angkot,” kata Kapolsek Sukoharjo, AKP Parwanto, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi.

Jenazah Mulyo langsung dibawa ke rumah duka di Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo. Petugas telah menyerahkan jenazah kepada keluarganya untuk dimandikan dan dimakamkan di permakaman setempat.