Solo Imlek Festival (SIF) 2019 Digelar 4 Hari, Ini Sajiannya

Sejumlah stan kuliner memeriahkan bazaar Solo Imlek Festival (SIF) 2019 di plaza Balai Kota Solo selama empat hari, Rabu hingga Sabtu (20-23/2 - 2019). (Solopos/Mariyana Ricky P.D.)
22 Februari 2019 07:30 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Solo Share :

Solopos.com, SOLO—Plaza Balai Kota Solo menjadi lokasi pergelaran bazar Solo Imlek Festival (SIF) 2019 selama empat hari pada Rabu-Sabtu (20-23/2/2019). Bazar tersebut dimeriahkan pertunjukan seni dari sejumlah sekolah dan perusahaan. Ketua Panitia SIF 2019, Tanu Kismanto, mengatakan bazaar diikuti 90 stan usaha mikro, kecil, dan menengah, kuliner serta factory outlet pabrik sandang dan makanan ringan.

“Mayoritas stan kuliner, karena kami ingin menyediakan ruang untuk UMKM, sekaligus hiburan bagi masyarakat. Panggung pertunjukan kami gelar di Pendapi Gede. Acara mulai sekitar pukul 16.00 hingga pukul 22.00. Khusus Jumat dan Sabtu mulai pukul 10.00,” kata dia, kepada wartawan ditemui usai pembukaan SIF 2019, Rabu (20/2/2019) malam.

Tanu menyebut SIF menjadi pelengkap magnet ribuan lampion yang dipasang mulai dari depan Gedung Bank Indonesia hingga sekitaran Pasar Gede. Rangkaian kegiatan lain, berupa bakti sosial bedah rumah tidak layak huni (RTLH) di Kelurahan Sudiroprajan. Tahun ini, sebanyak lima rumah dibedah agar lebih nyaman ditinggali.

“Agenda bedah rumah itu setiap tahun selalu ada. Kami terus berburu RTLH untuk dibedah. Jadi, enggak hanya saat momen SIF. Sepanjang tahun, bekerja sama dengan sejumlah pihak. Pada Jumat (22/2/2019) dan Sabtu (23/2/2019) masih merangkai perayaan Cap Go Meh, kami menggelar diskusi kebangsaan yang dibarengkan dengan Haul ke-9 Gus Dur [KH Abdurahman Wahid] di Pendapi Gede,” ucap Tanu.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, dalam sambutan pembukaannya, menyebut Pendapi Gede berikut plaza Balai Kota terbuka bagi seluruh masyarakat. Berbagai komunitas bebas menggelar kegiatan di pusat pemerintahan Kota Solo itu, kecuali hajatan. “Pendapi mau digantungin apa saja, perayaan apa saja boleh, asal positif,” ucapnya.