Tarif Sewa Bus Tingkat Werkudara Solo Diusulkan Naik, Jadi Berapa?

Bus Tingkat Werkudara melintas di Jl. Menteri Supeno, Manahan, Banjarsari, Solo, Rabu (20/2 - 2019). Harga sewa Werkudara naik dari Rp800.000 menjadi Rp1juta. (Solopos/Nicolous Irawan)
22 Februari 2019 12:15 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo mengusulkan perubahan tarif sewa bus wisata Werkudara. Tarif bus wisata itu direncanakan naik dari Rp800.000 menjadi Rp1 juta per sekali sewa.

Alasan kenaikan tarif bus Werkudara karena biaya operasional yang terus naik. Dishub akan mengimbangi kenaikan tarif bus berkapasitas 70 orang itu dengan penambahan fasilitas seperti lokasi kunjungan yang baru.

Kabid Angkutan Dishub Solo, M. Taufik, saat diwawancarai Solopos.com, Rabu (20/2/2019), mengatakan sejak diluncurkan pada tahun 2011 Bus Werkudara belum pernah mengalami perubahan tarif. Menurutnya, dalam sebulan Bus Werkudara dapat disewa hingga 30 kali.

Perubahan tarif bus ikon Kota Solo itu menunggu penyesuaian Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2011 tentang Retribusi. Menurutnya, proses penetapan perubahan tarif masih cukup lama dikarenakan saat ini masih berada di Bagian Hukum Pemkot Solo untuk dilakukan kajian.

Ia menambahkan segera mencoba mengoperasikan Bus Werkudara untuk wisata malam dengan rute yang menyesuaikan kondisi wisata malam Kota Solo. Hal itu termasuk menuju rute baru ke arah barat di kawasan Colomadu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Hari Prihatno, saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Rabu, mengatakan jika tarif Bus Werkudara naik, bus meeting Gatotkaca akan diturunkan. Hal itu dikarenakan peminatnya masih sepi.

Selain itu, para penyewa juga keberatan dengan harga sewa yang cukup mahal yakni Rp2 juta per 3 jam. “Rencana penurunan tarif Gatotkaca akan diiringi dengan durasi sewa yang biasanya 3 jam menjadi 2 jam. Rencananya diturunkan menjadi sekitar Rp1juta hingga Rp1,5 juta,” ujar Hari.

Informasi yang diperoleh Solopos.com, sejak diluncurkan pada awal 2018, bus Gatotkaca baru disewa tiga kali. Dishub memastikan penurunan harga sewa tidak akan memengaruhi fasilitas Bus Gatotkaca. Fasilitas seperti minuman gratis tetap akan diberikan kepada penyewa.