Lewat Program Alus Dalane, Bupati Wonogiri Klaim 900 Km Jalan Sudah Mulus

Pengendara melintas di jalan tembus Desa Sendang Ijo, Selogiri-Alas Kethu, Kecamatan Wonogiri, yang telah halus, Rabu (20/2/2019). (Solopos - Rudi Hartono)
22 Februari 2019 13:15 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Bupati Wonogiri, Joko Sutopo (Jekek), mengklaim sudah memperbaiki jalan rusak sepanjang 900 km selama tiga tahun dia menjabat, yakni 2016-2018. Program Alus Dalane itu akan terus dilanjutkan hingga seluruh jalan kabupaten sepanjang 1.038 km mulus.

Data yang diperoleh Solopos.com dari Bagian Humas Sekretariat Daerah (Setda) Wonogiri, Rabu (20/2/2019), Pemkab telah memperbaiki jalan rusak sepanjang 754,029 km selama tiga tahun terakhir.

Proyek itu menelan anggaran dari APBN, APBD Jawa Tengah, dan APBD Wonogiri senilai Rp715,911 miliar. Jika diakumulasi dengan jalan yang sudah diperbaiki sebelumnya, yakni lebih kurang 150 km, total jalan telah halus mencapai lebih dari 900 km.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Wonogiri, Prihadi Ariyanto, menyampaikan Program Alus Dalane dikerjakan dari wilayah pinggir, terutama jalan tembus antardesa/penghubung kecamatan. Sebelum ada program ini jalan di wilayah pinggir belum menjadi prioritas.

Bupati memprioritaskan wilayah pinggir supaya semua warga dapat menikmati pembangunan infrastruktur. Tak heran, program prioritas utama Pemkab tersebut membuat warga sampai menggelar pentas wayang sebagai bentuk rasa syukur.

Setelah sekian tahun rusak parah akhirnya jalan di desa mereka telah halus. Peristiwa itu terjadi di Ngambarsari, Karangtengah pada 2017. Banyak pula warga yang memasang spanduk berisi ucapan terima kasih kepada Bupati di banyak tempat di tepi jalan kabupaten yang telah mulus.

“Sistem yang dipakai satu ruas tuntas. Jadi, tidak setengah-setengah seperti sebelumnya. Peningkatan jalan ada dua, yakni dengan hotmix dan betonisasi atau cor. Kalau struktur jalan sudah bagus, jalan di-hotmix. Jika struktur tak stabil, jalan dibeton. Ada juga yang kombinasi, ada yang hotmix, tapi pada lokasi tertentu ada yang dibeton,” kata Prihadi.

Dia menjelaskan data jalan yang sudah diperbaiki selama tiga tahun ini, yakni 800 km-900 km sebagaimana disampaikan Bupati, termasuk jalan lain yang berkondisi bagus karena rutin dipelihara. Total jalan kabupaten tercatat 1.038 km belum termasuk jalan desa yang statusnya dialihkan menjadi jalan kebupaten sepanjang lebih kurang 100 km.

Menurut Prihadi, Bupati berkomitmen membuat seluruh jalan kabupaten mulus. Tahun ini Pemkab rencananya mengalokasikan anggaran untuk Program Alus Dalane senilai Rp199,867 miliar.

Salah satu ruas jalan yang diperbaiki dengan hotmix, yakni jalan penghubung Desa Sendang Ijo-Gemantar (keduanya Kecamatan Selogiri)-Kelurahan Giriwono-Alas Kethu (keduanya Kecamatan Wonogiri) sepanjang lebih kurang 10 km.

Pantauan Solopos.com, Rabu, selain melintasi permukiman, jalan itu melintasi areal persawahan dan kawasan hutan. Warga Gunung Kukusan RT 003/RW 009, Giriwono, Susilo, 44, mengatakan jalan tersebut sebelumnya rusak parah sehingga mobilitas warga terganggu.

Petani pun sulit mengangkut hasil pertanian saat jalan rusak berat. Kondisi itu terjadi selama bertahun-tahun. Saat itu Pemkab hanya menambal seadanya atau menguruk dengan tanah padas. Dia bersyukur akhirnya Pemkab memperbaikinya pada 2017.

Realisasi Program Alus Dalane Wonogiri 2016-2018
2016
- Panjang jalan: 344.304 meter atau 344,3 km
- Anggaran: Rp253,466 miliar

2017
- Panjang jalan: 260.971 meter atau 260,9 km
- Anggaran: Rp302,326 miliar

2018
- Panjang jalan: 152.353 meter atau 152,3 km
- Anggaran: Rp160,119 miliar

Sumber: Humas Setda Wonogiri