Ki Prana Lewu: Maaf Kami Gagal Temukan Alvi

Ki Prana Lewu (Instagram/kipranalewu)
23 Februari 2019 19:10 WIB Chelin Indra Sushmita Karanganyar Share :

Solopos.com, SOLO – Ki Prana Lewu menyampaikan permohonan maaf karena usahanya mencari pendaki yang hilang di Gunung Lawu, Alvi Kurniawan, gagal. Dia melakukan pencarian bersama beberapa sukarelawan pada 11-13 Februari 2019. Hal ini dilakukan atas dasar kemanusiaan, bukan mencari sensasi atau popularitas.

Ki Prana Lewu yang melakukan pendakian ke Gunung Lawu via Candi Cetho mengalami kesulitan. Dia mengaku bukanlah orang yang terbiasa mendaki. Jadi, wajar saja dia mengalami kesulitan selama pendakian.

"Saya naik dari Cetho karena berusaha menelusuri hilangnya Alvi. Saya tidak ada basic sebagai pendaki. Wajar memakan lelah yang tak berkesudahan sampai detik ini," kata Ki Prana Lewu dalam unggahan Instagram stories, Kamis (21/2/2019).

Praktisi supranatural bernama asli Ferry Ferdyanto mengaku sudah berusaha maksimal menemukan jejak Alvi. Tapi, usahanya tidak membuahkan hasil maksimal. "Kita sudah membuktikan dan memenuhi janji melakukan pendakian dan pencarian selama di sana. Kurang lebihnya mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya. Kami enggak bisa menemukan Alvi," sambung dia.

Ki Prana Lewu prihatin itikad baiknya mencari Alvi, pendaki asal Mejing, Candimulyo, Magelang, Jawa Tengah, yang dilaporkan hilang di Gunung Lawu saat turun dari Pos V menuju Pos IV pada 1 Januari 2019 justru menuai respons negatif. Dia dituding mencari popularitas karena perjalanannya mencari Alvi dikomersilkan dalam acara televisi Kabar Misteri.

"Saya bukan mencari popularitas. Kalau boleh jujur, daripada mencari orang hilang, lebih baik saya bersendau gurau dengan keluarga di rumah. Saya tidak mengundang infotainment dan berita, tim dari Kabar Misteri yang meminta ikut mendokumentasikan. Saya tidak mengambil keuntungan apapun. Semua yang saya dapat dari tim Kabar Misteri diberikan kepada keluarga Alvi," imbuh Ki Prana Lewu